Kamis, 18 Jun 2026 15:35 WIB

Pj Gubernur Jatim: Masa Tenang Kadang Menghanyutkan, Uang Makin Banyak

Adhy Karyono (dok.jatimnow.com)
Adhy Karyono (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Memasuki masa tenang kampanye Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengimbau kepada warganya tidak terperdaya dengan politik uang yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Menurut Adhy, masa kontestasi untuk kampanye dan debat Pilkada telah selesai, pada moment ini terkadang membuat situasi semakin tidak tenang. 

Baca Juga: Foto: Podcast KPU Jatim, Solusi Edukasi Pemilih yang Hemat Biaya

"Masa tenang kadang menghanyutkan. Justru di masa tenang itu kita harus lebih waspada karena di situasi-situasi itu justru peredaran uang semakin banyak," ucap Adhy, saat doa bersama kesuksesan Pilgub Jatim 2024 bersama KPU, di Dyandra, Surabaya, Sabtu (23/11/2024) malam.

Selain politik uang, Adhy juga mengajak seluruh masyarakat Jatim menggunakan hak suaranya pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Jatim memiliki track record yang baik dalam partisipasi pemilu. Pada Pilpres dan Pileg sebelumnya, jumlah partisipasi masyarakat yang ikut pemilu adalah sebanyak 82 persen.

Baca Juga: Pj Gubernur Jatim Dampingi Wapres RI Rasakan Kemeriahan Imlek di Pasar Atom

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan golput, mari kita semua datang ke TPS masing-masing dan menggunakan hak suara kita pada tanggal 27 November 2024 mendatang," jelas Adhy.

Adhy juga memastikan akan turun langsung mengecek distribusi logistik suara bersama Forkopimda Jatim. 

"Sehari sebelum Pemilu, saya bersama Kapolda, Pangdam, Kajati akan ngecek langsung ke lapangan untuk memastikan apakah logistik itu sudah tersedia di lapangan dan tidak ada kendala, termasuk daerah yang rawan," ucapnya. 

Baca Juga: Pj Gubernur Jatim Serahkan SK Perpanjangan Pj Bupati Sampang

Tugas KPU, lanjut Adhy, tidak hanya mendistibusikan logistik pemilu. Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah menertipkan Alat Peraga Kampanye (APK). Hal ini dianggap penting, mengingat mulai 24 - 26 November 2024 adalah masa tenang. 

"Selanjutnya tugas KPU dan Bawaslu tentunya mulai untuk menertibkan APK. Ini pekerjaan berat karena jumlahnya lebih banyak dari Pilpres pileg kemarin. Saya tugaskan Kesbangpol dan Satpol PP untuk bersama-sama membersihkan APK, sebisa mungkin selesai besok," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.