Minggu, 14 Jun 2026 04:56 WIB

Pengamat Soal Terowongan Trenggalek ke Tulungagung: Berat Direalisasikan

Risma-Gus Hans saat bicara terowongan Trenggalek-Tulungagung pada debat publik ketiga (foto: KPU Jatim for jatimnow.com)
Risma-Gus Hans saat bicara terowongan Trenggalek-Tulungagung pada debat publik ketiga (foto: KPU Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Paslon Gubernur-Wagub Jatim nomor urut 3, Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) memiliki keyakinan bisa membangun terowongan yang menyambungkan wilayah Trenggalek ke Tulungagung.

Rencana tersebut dinilai berat untuk direalisasikan. Sebab, jalanan di Trenggalek-Tulungagung termasuk wilayah daratan yang datar.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Pengamat Politik Accurate Research And Consulting (ARCI), Baihaki Sirajt menyebut konsep yang ditawarkan paslon nomor urut 3, Risma-Gus Hans tersebut harus dikaji mendalam. Sebab, belum ada kajian lebih dalam terkait terowongan tersebut.

"Konsep boleh-boleh saja, tapi perlu ada penelitian lebih apakah bisa diwujudkan?," ujar Baihaki, dalam siaran resmi, Sabtu (23/11/2024).

"Dan setahu saya jalanan Trenggalek-Tulungagung itu dataran, gimana membuat terowongannya? Jangan sampai membuat program yang berat direalisasi," tambah Baihaki.

Sementara Pengamat transportasi Universitas Negeri  Surabaya (Unesa), Dr. Ir. Dadang Supriyatno menyebut, program tersebut masih perlu dikaji mendalam.

Baca Juga: KADIN Jatim Soroti Ketimpangan Pajak UMKM dan Korporasi

"Saya kira harus dikaji mendalam bagaimana kondisi dataran di sana. Karena saya contohkan di Surabaya dulu itu mau dibuat subway, tapi gagal terealisasi karena kendalanya Surabaya sudah termasuk muka air tanahnya tinggi, sehingga konsep itu tidak jadi," kata Dadang.

"Jadi konsep subway di Surabaya itu saya analogikan yang di Trenggalek dan Tulungagung. Konsep boleh, tapi harus ada penelitian secara intens," tambah Dadang.

Sementara Cawagub Jatim Gus Hans sebelumnya telah mengatakan, rencana pembangunan terowongan Tulungagung-Trenggalek itu berdasar. 

Baca Juga: Rapor Publik Pejabat: Terobosan Akuntabilitas atau Sekadar Pertunjukan Transparansi?

Pembangunan fasilitas umum yang dianggap orang mustahil, bisa diwujudkan oleh Risma saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. 

"Itu ada dasarnya. Buktinya beliau kan sudah membuktikan bahwa ketika Surabaya susah mencari lahan untuk alun-alun, akhirnya dibuatlah alun-alun yang satu-satunya di Indonesia yaitu alun-alun di bawah tanah, artinya sesuatu yang out of the box itu ada di kita," ujar Gus Hans, usai debat di Grandcity Surabaya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.