Selasa, 09 Jun 2026 06:56 WIB

Menengok Kesiapan Pemkab Lamongan Hadapi Wacana Kurikulum Baru

Sekdakab Lamongan, Moh. Nalikan (kanan) dan Kadisdik Lamongan, Munif Syarif saat menghadiri kegiatan HUT PGRI 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sekdakab Lamongan, Moh. Nalikan (kanan) dan Kadisdik Lamongan, Munif Syarif saat menghadiri kegiatan HUT PGRI 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkoordinasi dengan para tenaga pengajar dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lamongan untuk menilai kesiapan menghadapi adanya wacana kurikulum baru.

Koordinasi ini juga sebagai langkah awal dalam serangkaian aktualisasi program kerja Kementerian Pendidikan di tahun 2025 mendatang.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lamongan, Moh Nalikan mengungkapkan bahwa Pemkab Lamongan sejatinya sudah lama menerapkan sistem pendidikan yang mengatur pola kegiatan anak, seperti tidur lebih cepat, bangun pagi, makan bergizi.

"Program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat rancangan Pemerintah Pusat tentu langkah yang baik dan harus didukung," kata Sekdakab Lamongan, Kamis (20/11/2024).

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif menekankan bahwa seluruh dewan pengajar guru harus lebih adaptif dan siap menerapkan seluruh kebijakan untuk menunjang kualitas pembelajaran.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Apapun kebijakan dan kurikulumnya nanti, baik merdeka atau baru harus bergerak cepat, guru harus adaptif," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Lamongan Adi Suwito menilai bahwa pendidik maupun guru di Kota Soto sudah cukup mumpuni dan siap melalui berbagai tantangan ke depan.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

"Sejauh ini kami selalu bergerak untuk meningkatkan kompetensi guru, maka apapun tantangan ke depan harusnya bisa terjawab dan melakukan eksekusi dengan baik," paparnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Lamongan juga tengah menyiapkan segala perangkat program makan bergizi gratis dan sistem zonasi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.