Minggu, 21 Jun 2026 12:50 WIB

Trenggalek Hujan Deras, Air Sungai Meluap hingga Tutup Akses Jalan ke Ponorogo

Tangkapan layar video luapan Sungai Temon. (Sumber: media sosial)
Tangkapan layar video luapan Sungai Temon. (Sumber: media sosial)

jatimnow.com - Intensitas hujan tinggi menyebabkan sungai di Trenggalek meluap. Salah satunya sungai Temon di Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek. Air sungai tersebut meluap hingga menutupi akses jalan utama Kabupaten Trenggalek-Ponorogo.

Sejumlah pengguna jalan harus berhati-hati saat melintasi wilayah tersebut. Saat ini debit air sungai sudah menurun dan normal.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kalaksa BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Temon meluap. Tak hanya menutupi akses jalan, luapan air tersebut juga masuk hingga kawasan permukiman. Sebuah warung terseret luapan sungai tersebut.

"Berdasarkan data kami air juga masuk ke dua rumah dan satu tempat ibadah, selain itu ada warung yang hanyut juga," ujarnya, Selasa (19/11/2024).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pihak BPBD juga masih melakukan pemantauan terhadap dampak hujan tadi. Selain air sungai meluap, hujan juga menyebabkan pohon ambruk di 3 titik, dan longsor di 3 titik.

"Kita masih terus memantau daerah mana saja yang terdampak, ini tadi kita menerima laporan pohon ambruk dan longsor," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pihak BPBD sendiri mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terlebih saat hujan deras terjadi. Mereka juga diminta selalu memperhatikan kondisi cuaca saat bepergian. Beberapa wilayah di Trenggalek rawan terjadi longsor dan banjir saat hujan deras terjadi.

"Kami mengimbau warga selalu waspada dan berhati-hati terlebih saat hujan deras," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.