Kamis, 18 Jun 2026 03:23 WIB

Debat Pilkada Kedua: Paslon MAJU Tawarkan Inovasi Kartu Bangkalan Maju

Pasangan Mathur Khusairi dan Jayus Salam saat konfrensi pers debat kedua. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pasangan Mathur Khusairi dan Jayus Salam saat konfrensi pers debat kedua. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bangkalan, Mathur Khusairi dan Jayus Salam (MAJU) mencanangkan program inovatif bertajuk Kartu Bangkalan Maju. Rencana ini mereka sampaikan dalam debat kedua yang digelar tadi malam.

Menurut Mathur, program ini menjadi solusi dalam pengelolaan data kesejahteraan masyarakat Bangkalan. Nantinya, Kartu Bangkalan Maju akan memuat sejumlah data yang disinkronkan sehingga penerimanya tepat sasaran.

Baca Juga: KPU Umumkan Penetapan Pasangan Lukman - Fauzan Pemenang Pilbup Bangkalan

"Ini bertujuan untuk mensinkronkan seluruh data tersebut dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola pemerintah pusat," ujarnya, Sabtu (16/11/2024).

Mathur Khusairi menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mempermudah distribusi bantuan. Tetapi juga meningkatkan akurasi penerima bantuan. Sebab, data kemiskinan, penerima pupuk bersubsidi, penerima berbagai bantuan sosial, serta insentif untuk guru ngaji dan lainnya akan terus terupdate dan tersinkron.

Baca Juga: Khofifah-Emil Raih Kemenangan 58,10 Persen Suara di Bangkalan

"Kartu ini akan memastikan bahwa setiap penerima bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih," imbuhnya.

Menurutnya, Kartu Bangkalan Maju juga menjadi wujud komitmen Paslon MAJU untuk mengurangi angka kemiskinan di Bangkalan. Ia juga optimistis program ini akan mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Bangkalan.

Baca Juga: Tim Lukman - Fauzan Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara di Pilbup Bangkalan

“Ini salah satu inovasi yang akan kami lakukan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat. Kami juga ingin memperkuat integrasi data di tingkat kabupaten dan memastikan bahwa program-program bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.