Rabu, 10 Jun 2026 11:08 WIB

Reses DPRD Surabaya, Wilayah Utara Nihil Keluhan

Mohammad Faridz Afif saat reses (foto: Afif for jatimnow.com)
Mohammad Faridz Afif saat reses (foto: Afif for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga di Surabaya utara nihil keluhan, alias tak memiliki kekurangan dari segi fasilitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah. 

Anggota DPRD Surabaya Mohammad Faridz Afif mengaku, mayoritas warga di Surabaya utara tak memiliki keluhan dan masalah yang berarti saat reses (serap aspirasi) bersamanya pada masa sidang pertama.

Baca Juga: 60 PJU di Surabaya Padam, Ribuan Meter Kabel Dilaporkan Hilang

Menurut Afif, perhatian Pemkot Surabaya pada warganya ia acungi jempol. Warga tak ada yang mengeluh. Bahkan mayoritas mengaku puas dengan kelengkapan fasilitas lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga pemasangan box culvert hingga gang-gang kecil.

"Hampir nggak ada yang berarti. Karena tinggal pemasangan saja. Di gang-gang pada mengeluhkan pemasangan box culvert, kalau di luar sudah banyak. Kayak PJU itu sudah banyak," ucap Afif, di kantornya, Jumat (15/11/2024).

Ketua Komisi B DPRD Surabaya menambahkan, keluhan-keluhan warga rata-rata hanya di dominasi oleh persoalan teknis yang tinggal direalisasikan. Selain box culvert, mereka juga menyuarakan tentang matinya air PDAM saat siang hari.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Bonus untuk Pelapor Pencurian Kabel PJU

"Lalu PDAM, yang mana PDAM itu ada yang keluarnya cuma malam aja, ada yang cuma keluarnya shubuh aja, dan ada yang keluarnya itu nggak sama sekali," jelas Afif.

"Ternyata kami tanyakan pada Dirut PDAM, ternyata masih merah di utara, karena menunggu selesainya pompa di Mbah Ratu. Jadi kalau selesai 50 persen air bisa masuk ke utara. Kalau rumah pompa itu katanya progres akhir November ini selesai. Akhir tahun paling lama, 2025 bisa teraliri," sambung dia.

Selain fasilitas yang tinggal menunggu final, lanjut Afif, sebagian warga hanya mengusulkan penambahan lembaga pendidikan, seperti membangun Sekolah Dasar (SD) Negeri di Surabaya utara, tepatnya di Kelurahan Bulak Banteng.

Baca Juga: Banyak Lampu PJU Padam, Dishub Surabaya Klaim Kabelnya Dicuri

Mereka usul agar pendidikan anak-anak mereka bisa dijangkau lebih dekat. Sebab, di kawasan tersebut sudah berdiri Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Jadi yang belum punya SDN Bulak Banteng, dan SDN Tambak Wedi," pungkas Afif.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.