Kamis, 18 Jun 2026 03:35 WIB

Nobar Timnas Indonesia Vs Jepang, Deny Bicara Strategi Majukan Sepak Bola Kediri

Deny nobar di Sumber Paron Kediri. (Foto: Anis/jatimnow.com)
Deny nobar di Sumber Paron Kediri. (Foto: Anis/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Bupati Kediri Deny Widyanarko nonton bareng pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C, di Sumber Paron, Kabupaten Kediri, Jumat (15/11/2024) malam.

Bagi Deny, ini merupakan simbol dukungannya terhadap sepak bola, khususnya di Kabupaten Kediri. Kelak lahir pemain-pemain berkelas dari Bumi Panjalu, yang bisa memperkuat Garuda di ajang-ajang bergengsi.

Baca Juga: Takluk di Laga Final FIFA Series, Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Kelemahan Tim

“Kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Kediri, akan turut menjadi bagian dari fokus kinerja kami ke depan,” tegas Deny, yang berpasangan dengan Mudawamah tersebut.

Deny bersama Mudawamah telah merencanakan sejumlah program. Pertama, dia akan mengembalikan kejayaan Persedikab Kediri melalui berbagai upaya dukungan.

“Semua kebutuhan, terkait dengan kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Kediri, maka kami akan senantiasa mensuport dan memfasilltasi,” jelas Deny.

“Termasuk dalam mengembalikan kejayaan tim kebanggaan Kabupaten Kediri, yaitu Persedikab Kediri, untuk dapat bersaing dan menjadi barometer di kancah persepakbolaan kompetisi Liga Indonesia kita perlu mensuport dan memfasilitasi anggaran untuk kebutuhan Persedikab dalam mengarungi kompetisi liga” tambah figus calon bupati yang identik dengan blangkon hijaunya itu.

Kedua, pembinaan sepak bola di tingkat bawah, juga akan menjadi prioritasnya. Dia pun bertekad mendukung penuh Sekolah Sepak Bola (SSB), sebagai Kawah Candradimuka, bibit-bibit atlet di Bumi Panjalu.

Dukungan tersebut berupa pemenuhan kebutuhan latihan bagi masing-masing SSB melalui anggaran APBD yang diterima oleh PSSI Kabupaten Kediri. Seperti bola, kaos tim maupun rompi latihan.

Deny juga bakal menggelar kompetisi sepak bola di berbagai kelompok usia dengan tajuk memperebutkan Piala Bupati Kediri, mulai dari usia dini, remaja hingga senior.

Baca Juga: Timnas Indonesia Menang Telak, Ini Pesan John Herdman

“Pembinaan sepak bola di tingkat bawah saya kira juga perlu nantinya kita akomodir. Kita tahu, pembinaan yang dipersiapkan dengan baik sangat perlu dilakukan untuk terus memunculkan regenerasi pemain, baik itu untuk kepentingan tim Persedikab Kediri, syukur-syukur dapat berperan aktif dalam memberikan sumbangsih pemain kita terhadap Timnas Indonesia,” terangnya.

Terkait program-program ini, Deny sudah banyak berbicara dengan pihak yang berkompeten di bidangnya. Termasuk pemain Timnas Indonesia, Budi Sudarsono dan juga eks kapten Persik Kediri Harianto.

Yang tak kalah penting menurutnya, adalah kursus kepelatihan bagi pelatih-pelatih SSB di Kabupaten Kediri.

Kursus kepelatihan ini dinilai cukup penting, untuk menambah kemampuan maupun keilmuan dari para pelatih, agar memiliki metode kepelatihan yang sesuai dengan kurikulum yang seharusnya dilakukan.

Baca Juga: Mas Dhito Ajak Warga Nobar Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis

“Dalam rancangan konsep tersebut memang salah satunya perlu adanya peningkatan sdm para pelatih-pelatih yang tersebar luas di Kabupaten Kediri untuk mengikuti kursus kepelatihan,” ujar Deny.

“Kita akan memfasilitasi para pelatih-pelatih di Kabupaten Kediri ini untuk mengikuti kursus kepelatihan secara gratis,” tambah pria asal Plosoklaten tersebut.

Yang terakhir, perlunya lapangan sepak bola yang menunjang. Untuk hal ini, menurut Deny bisa diakomodir melaui program pembangunan dusun senilai Rp 300-500 juta per dusun per tahun, yang sudah ia gagas bersama Mudawamah. Ini bisa digunakan untuk melakukan perawatan lapangan dusun atau desa sehingga dapat digunakan secara maksimal.

“Mudahan-mudahan dengan sejumlah konsep yang sudah kami tata ini, bisa membawa kemajuan bagi Persepakbolaan di Kabupaten Kediri,” harapnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.