Senin, 22 Jun 2026 02:40 WIB

Alasan Kejari Ponorogo Geledah SMK PGRI 2 dan Cabdindik soal Dugaan Korupsi Dana BOS

Penggeledahan di SMK PGRI 2 soal dugaan penyelewengan dana BOS. (Foto: Kejari Ponorogo/jatimnow.com)
Penggeledahan di SMK PGRI 2 soal dugaan penyelewengan dana BOS. (Foto: Kejari Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengungkap alasan penggeledahan di SMK PGRI 2 Ponorogo dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan. Penggeledahan tersebut dilakukan terkait dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang melibatkan sejumlah pihak.

Kasi Intel Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, menyatakan bahwa tindakan penggeledahan dilakukan untuk mencegah kemungkinan hilangnya barang bukti. Beberapa bukti yang terkait kasus ini masih belum diserahkan oleh pihak-pihak yang terkait.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami khawatir ada upaya menghilangkan barang bukti, sehingga penggeledahan ini dilakukan. Kami mengamankan berbagai dokumen dan file yang berada di komputer SMK PGRI 2 Ponorogo serta kantor Cabdindik,” ungkap Agung Riyadi, Jumat (15/11/2024).

Seluruh dokumen dan perangkat komputer yang disita akan diperiksa lebih lanjut. Jika terbukti ada bukti yang mendukung dugaan penyimpangan dana BOS, maka barang-barang tersebut akan disita secara resmi.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Dugaan penyelewengan dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo ini diketahui berlangsung sejak tahun 2019 hingga 2024. Kasus ini mencuat berkat laporan masyarakat yang mencurigai adanya penyalahgunaan dana operasional tersebut selama lima tahun terakhir.

Tim penyidik kejaksaan melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan beberapa dokumen penting, laporan pertanggungjawaban, serta perangkat elektronik, termasuk laptop dan komputer yang diduga terkait penyimpangan dana BOS.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Saat ini, Kejari Ponorogo terus melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa sejumlah saksi dari SMK PGRI 2 Ponorogo serta pegawai Cabdindik Jatim di wilayah Ponorogo-Magetan. Agung Riyadi menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan akan adanya penetapan tersangka dalam kasus ini, tergantung pada hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.