Minggu, 21 Jun 2026 13:50 WIB

Endorse Luman di Pilgub Jatim, KH Ma'ruf Amin Bangkitkan Gerakan Politik Kiai

PKB saat mengumpulkan para kiai di Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
PKB saat mengumpulkan para kiai di Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Dewan Syuro DPP PKB, KH Ma’ruf Amin, memberi endorse kepada pasangan cagub cawagub Jatim yang diusung PKB, Luluk Nur Hamida dan Lukmanul Khakim (Luman). Mantan Wapres RI itu mengajak seluruh kiai di Jawa Timur untuk membangkitkan kembali gerakan politik kiai yang dianggap sudah mulai melemah. 

Momentum ini dimulai dengan memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang diusung PKB, yakni Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim. Ajakan ini disampaikan dalam acara penguatan Politik kiai bersama PKB yang digelar di Surabaya.

Baca Juga: PKB Ingatkan Kualitas Caleg, Halim: Pemain Cadangan Siap Gantikan Incumbent

Dalam sambutannya, Kiai Ma’ruf Amin menegaskan bahwa calon yang didukung PKB kali ini memiliki kapabilitas yang memadai. Ia mengapresiasi latar belakang pendidikan dan pengalaman kedua calon.

"Apalagi Bu Luluk dan Mas Lukman itu kalau saya lihat tadi nishobnya (kapabilitasnya) itu cukup. Anggota DPR, sarjana, mau doktor,” ujar Kiai Ma’ruf, di Hotel Grand Mercure Mirama Surabaya, Kamis (14/11/2024).

"Dari segi nasabnya, beliau santri, keluarga pesantren, cukup. Bukan orang sembarangan,” tambahnya,

Kiai Ma’ruf juga mengingatkan bahwa dukungan PKB pada pasangan ini bukan sekadar agenda politik biasa, melainkan tanggung jawab ulama. Ia mengarahkan agar seluruh kiai turut andil dalam mendukung calon yang diusung oleh PKB.

"Apa yang didukung PKB itu menjadi sesuatu tanggung jawab ulama," tegas Kiai Ma'ruf.

Dalam acara ini, Kiai Ma’ruf juga menjelaskan perbedaan PKB dengan partai lainnya. Sejak awal PKB telah didirikan atas dasar nilai-nilai perjuangan kiai dan santri. 

Ia menggarisbawahi bahwa PKB adalah kendaraan politik yang dikhususkan untuk perjuangan nilai-nilai keagamaan yang dibawa para ulama.

"PKB memang partai, tapi tidak seperti partai yang lain karena PKB didirikan sejak awal berada di atas manhaj (jalan) kiai,” ungkapnya.

Baca Juga: Safari Ramadan PKB Jatim di Jember, Target Tambah Suara dan Sosialisasi Muscab

Kiai Ma'ruf Amin kumpulkan kiai Jatim untuk pasangan LUMAN di Pilgub Jatim 2024 (foto: PKB Jatim for jatimnow.com)Kiai Ma'ruf Amin kumpulkan kiai Jatim untuk pasangan LUMAN di Pilgub Jatim 2024 (foto: PKB Jatim for jatimnow.com)

Gerakan politik kiai seharusnya tidak terbatas pada dakwah dan pengajaran agama saja. Untuk itu, ia menyerukan agar para kiai di Jawa Timur membangun kembali gerakan politik kiai dengan menjadikan PKB sebagai wadah perjuangan.

"Kiai bukan hanya ngaji, dakwah, tapi juga politik menjadi tanggung jawab kiai,” katanya. 

"Maka kita harus membangun kembali gerakan politik kiai yang kendaraannya adalah PKB,” ujar Kiai Ma’ruf, menyerukan kebangkitan politik kiai yang terorganisasi.

Lebih lanjut, ia memandang bahwa kemenangan Luluk-Lukman di Pilgub Jawa Timur bukan hanya penting bagi PKB, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan gerakan politik kiai di wilayah ini. 

Baca Juga: PKB Jatim Tegaskan Arah Baru Kebermanfaatan untuk Masyarakat

"Kita siapkan ke depan mulai dari sekarang dengan memenangkan pertarungan calon gubernur, wakil gubernur, PKB di Jawa Timur," tegasnya.

Kiai Ma’ruf menekankan bahwa kemenangan Luluk-Lukman di Jawa Timur akan menjadi momentum awal untuk memperkuat PKB sebagai salah satu partai besar di Indonesia. 

"Ini momentum awalnya, untuk ke depannya kita akan membangun PKB harus menjadi salah satu partai besar,” ujarnya, penuh optimisme.

Ajakan dari Kiai Ma'ruf ini mendapatkan respons hangat dari para kiai yang hadir. Mereka menyatakan dukungannya dan siap berkolaborasi dengan PKB untuk memastikan kemenangan Luluk dan Lukman pada Pilgub Jawa Timur mendatang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.