Rabu, 17 Jun 2026 21:41 WIB

Kunjungi Pesantren, Ma'ruf Amin Disebut Titisan Sunan Gunung Jati

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Sep 2018 20:49 WIB
Cawapres Ma'ruf Amin saat berpidato di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Jumat (28/9/2018).
Cawapres Ma'ruf Amin saat berpidato di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Jumat (28/9/2018).

jatimnow.com - Cawapres Joko Widodo, Ma'ruf Amin melakukan safari politik ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jum'at (28/9/2018).

Kedatangannya disambut oleh ribuan santri dan juga berziarah ke makam KH Hasan selaku pendiri pendiri pondok pesantren tersebut.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH Mutawakkil Allallah mengatakan kedatangan beliau ke pondok pesantren ini karena beliau saat ini tengah melakukan perjalanan napak tilas ke makam tokoh ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

"Selain itu, beliau juga menjadi Cawapres Pak Jokowi. Mari kita doakan beliau semoga menjadi Wapres Pak Jokowi dalam pilpres 2019 nantinya," katanya di depan ribuan santri.

Selain itu, KH Ma'ruf Amin merupakan tokoh ulama NU. Bahkan, beliau merupakan titisan dari Wali Songo yakni Sunan Gunung Jati. "Dia merupakan orang hebat, baik dalam bidang agama maupun dalam ilmu pengetahunnya," terangnya.

Sementara itu, Cawapres KH Ma'ruf Amin mengatakan dirinya berasal dari kalangan santri, sehingga harus bisa menjadi apa saja. “Santri itu harus bisa menjadi kiai, pengusahan atau bisa juga jadi Presiden atau Wakil Presiden," ujarnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Menurutnya, ia mau mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 bukan untuk kepentingan pribadi. Namun untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saya maju bukan untuk pribadi saya, namun saya akan mengambilnya sebagai perjuangan kepada bangsa dan negara untuk generasi bangsa," katanya.

Jika nanti terpilih, lanjut dia, maka akan melakukan upaya pengembangan ekonomi kerakyatan atau keummatan agar kehidupan masyarakat bisa lebih sejahtera. "Sehingga bangsa ini bisa lebih maju dan berkembang," tegasnya.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Selepas kunjungan ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, ia melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Nurul Jadid di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.