Minggu, 21 Jun 2026 09:55 WIB

Warga Trenggalek Protes Jalan Rusak: Selamat Datang di Wisata Jeglongan Sewu

Kondisi jalan rusak di Desa Senden, Kecamatan Kampak, Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kondisi jalan rusak di Desa Senden, Kecamatan Kampak, Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Senden, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek menggelar aksi prihatin atas rusaknya akses jalan desa yang tak kunjung diperbaiki. Mereka memasang sejumlah banner bernada protes, dan berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

Adapun tulisan dalam banner tersebut yakni, 'Hati-hati anda sedang memasuki wisata jalan berlubang', 'Jalan ini sedang diperbaiki tapi bohong', hingga tulisan 'obyek wisata jeglongan sewu.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Salah seorang warga, Ali Rosyid mengungkapkan, bahwa kondisi jalan rusak dan berlubang ini sudah terjadi bertahun-tahun. Dimana panjang jalan rusak berkisar 1,5 kilometer.

“Seingat saya, semenjak jalan ini dibangun, belum pernah ada rehab sama sekali dari pemerintah," ujarnya, Senin (11/11/2024).

Aksi protes dengan memasang banner bertuliskan keresahan warga, disebabkan karena jalan tak kunjung diperbaiki. Padahal, jalan tersebut menjadi akses masyarakat dan anak bersekolah.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Masyarakat hanya minta pemerintah untuk segera memperbaiki jalan yang rusak ini. Karena jalan ini digunakan anak sekolah," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Senden, Sumarji menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan proposal usulan perbaikan kepada Pemkab Trenggalek. Namun, setelah melayangkan proposal, juga tidak ada perbaikan jalan yang dilakukan.

“Kami sudah dua kali berkirim proposal ke pemkab. Jika memang tidak ada anggaran dari pemkab, ya mau gimana lagi," paparnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Warga dan pemdes juga sempat melakukan kerja bakti untuk perbaikan jalan rusak dan berlubang. Meski tidak ada kejelasan dari Pemkab Trenggalek untuk kegiatan perbaikan.

"Mudah-mudahan setelah ini ada perbaikan dari Pemkab Trenggalek," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.