Kamis, 18 Jun 2026 01:33 WIB

Waspada Penipuan Catut Nama Mas Dhito, Janjikan Bantuan untuk Masjid dan TPQ

Mas Dhito. (Foto: Tim Media Mas Dhito/jatimnow.com)
Mas Dhito. (Foto: Tim Media Mas Dhito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Waspada penipuan mencatut nama Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Pelaku, menjanjikan bantuan untuk pengurus masjid dan TPQ.

Dalam aksinya, pelaku mengaku sebagai Mas Dhito secara langsung. Ada juga yang mengaku sebagai utusan calon nomor urut 2 tersebut. Para korban yang diincar rata-rata pengurus masjid atau TPQ.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Maka masyarakat harus lebih berhati-hati karena saya (dalam) memberikan bantuan atau program apapun tidak pernah menjanjikan tapi langsung program itu kita berikan sesuai kebutuhan," katanya Jumat (8/11/2024).

Mas Dhito, menyampaikan, modus penipuan dengan mencatut namanya ini tidak hanya terjadi saat ini melainkan sejak dirinya menjabat Bupati Kediri.

Pada satu kasus di Kecamatan Mojo, dalam situasi yang dibuat seakan darurat, pelaku harus segera mengirimkan uang ke panti asuhan. Uang itu akan dipergunakan ntuk pengobatan salah satu anak panti yang sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Hanya saja karena tidak bisa mengirim saat itu, pelaku meminta korban mengirimkan sejumlah uang terlebih dahulu untuk kemudian dijanjikan akan diganti. Supaya korban mau transfer, pelaku memainkan rasa iba korban.

Dalam kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp23 juta. Kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Semen dengan kerugian hingga Rp45 juta.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

Dengan modus penipuan yang dijalankan pelaku itu, Mas Dhito kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan cermat ketika mendapatkan pesan akan mendapatkan bantuan tapi diminta mengirimkan uang.

"Hati-hati betul. Karena kalau saya memberikan bantuan itu biasanya masyarakat yang menghubungi dulu ke saya baru saya yang datang. Bukan saya yang menghubungi satu-satu," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.