Sabtu, 06 Jun 2026 10:20 WIB

Pertunjukan Seni Rupa Surabaya: Kutunggu di Balai Pemuda

  • Penulis :
  • | Rabu, 06 Nov 2024 14:12 WIB
Pertunjukan Seni Rupa MOM di Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)
Pertunjukan Seni Rupa MOM di Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pintu Galeri Surabaya di Gedung Balai Pemuda telah terbuka, menandai dibukanya Pertunjukan Seni Rupa yang diselenggarakan oleh Museum of Mind (MOM), Selasa (5/11/2024) malam.

Para pengunjung yang bergerak memasuki ruang galeri disambut dengan beberapa karya yang terpajang di dinding maupun tergantung di tengah ruangan. Namun karya-karya ini, disebutkan oleh Tim Gotong Royong MOM melalui tulisan dalam katalog, bukan sekedar menjadi pajangan.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

"Pertunjukan karya-karya ini adalah penghormatan pada pilihan hidup dan ruang waktu, karena sejarah perilaku manusia yang intim adalah sejarah pencapaian dan pengujian," ucap Tim Gotong Royong.

Karya yang ditampilkan memang bukan sekedar benda-benda. Ada wanita berbaju biru membawa bunga yang berjalan perlahan ke sekeliling ruang, sesekali berhenti untuk menyapa dan menjabat tangan pengunjung.

Seorang perempuan membawakan karya dalam Pertunjukan Seni Rupa MOM di Balai Pemuda. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com) Seorang perempuan membawakan karya dalam Pertunjukan Seni Rupa MOM di Balai Pemuda. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)

Ada pula seorang pria yang mengikat wajahnya dengan tali dan membalutnya dengan lakban berwarna merah, lalu menempelkan kepalanya pada papan yang berada di belakangnya, dan menancapkan lakban di sekitar wajahnya dengan staples pada papan tersebut.

Ruang dan karya- karya, bersama manusia dan benda-benda, seolah bergerak berputar, bertukar posisi, di antara para pengunjung yang juga bergerak ke sekeliling ruang.

"Inilah Pertunjukan Seni Rupa," ucap Ketua MOM, Wedar Gombrest Sasmito.

Baca Juga: Menata Kebudayaan dengan Helm Proyek atau Tikar Musyawarah?

Wedar menjelaskan, teman-teman MOM berasal dari latar belakang seni yang berbeda-beda. Bukan hanya pelukis. Ada yang musisi, seniman teater, dan seni rupa berbagai bentuk yang lain.

"Dengan kolaborasi beragam bentuk seni inilah, teman-teman hadir di sini," tambahnya.

Ketua MOM, Wedar Gombrest Sasmito. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)Ketua MOM, Wedar Gombrest Sasmito. (Foto: Endang Pergiwati/jatimnow.com)

Sementara terkait tema Kutunggu di Balai Pemuda, rupanya tak lepas dari upaya mengenang mendiang penyanyi Leo Kristi dan salah satu seniman MOM, Ilham J Baday. Keduanya telah meninggal dunia beberapa tahun lampau.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Diungkapkan, Ilham J Baday, menyampaikan keinginan Leo Kristi yang ingin menghidupkan kativitas kesenian di area balai Pemuda dengan menggelar konser bertajuk Kutunggu di Balai Pemuda. Konser rencananya akan digelar pada 2017, dengan menggandeng Ilham dan kawan-kawan MOM sebagai penyelenggara.

Sayangnya, keduanya, Ilham dan Leo Kristi, telah berpulang karena sakit, sehingga konser batal terselenggara. Kini, Pertunjukan Seni Rupa dengan tema yang sama diselenggarakan untuk melunasi hutang Leo Kristi, sekaligus menunaikan tugas Ilham J. Baday.

Pertunjukan Seni Rupa yang memuat karya sekitar 40 seniman ini digelar mulai Selasa (5/11/2024) hingga Kamis (7/11/2024). Terhadap pertunjukan ini,  Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Chrisman Hadi memberikan apresiasi.

"MOM menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berpikir lebih luas, lebih bebas lebih merdeka, memberi ruang pada kemerdekaan berpikir. Semoga kebebasan berpikir ini dapat terus berlanjut, atas nama jagad kesenian," ucap Chrisman.        

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.