Selasa, 16 Jun 2026 12:40 WIB

Pelatih PSIS Semarang Eman Laga Lawan Persebaya Tanpa Penonton

  • Penulis :
  • | Sabtu, 02 Nov 2024 10:30 WIB
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius. (Foto: PT LIB)
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius. (Foto: PT LIB)

jatimnow.com - Laga PSIS Semarang menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (2/11/2024) sore ini tanpa penonton. Hal ini sangat disayangkan karena seharusnya pertandingan bisa lebih terasa atmosfernya dengan adanya dukungan suporter.

Menurut pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius laga ini selalu menyajikan atmosfer yang luar biasa untuk kedua tim dan juga suporternya.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

"Saya sudah mengalaminya pada musim lalu ketika PSIS menghadapi Persebaya. Saya tahu perasaan suporter, terutama ketika bermain di kandang. Ini adalah laga yang cukup panas dan juga adalah laga yang penting bagi suporter. Kami juga butuh poin lebih banyak untuk meningkatkan kepercayaan diri," kata Gilbert Agius dilansir laman PT LIB.

Terkait laga kandang rasa tandang ini, Gilbert Agius mengakui jika ini tentunya bukan hal yang mudah. Laga kandang yang mestinya dijalani di Jawa Tengah dan akhirnya digelar di Pulau Dewata memang cukup menjadi ganjalan bagi Mahesa Jenar.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

Kondisi yang membuat PSIS tak terlalu senang ini tentunya akan makin terasa sulit karena laga yang akan dihadapi di pekan ke-10 ini adalah tim kuat Persebaya.

"Kami punya waktu lebih dari seminggu untuk bersiap menghadapi pertandingan lawan Persebaya ini. Dan Persebaya adalah tim yang bagus,” kata pelatih asal Malta ini.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

PSIS kini masih terpaku di posisi ke-14 dari 18 tim kasta tertinggi dengan baru mengoleksi 7 poin hasil dari 2 kali menang, 1 kali imbang dan 6 kali kalah.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.