Selasa, 16 Jun 2026 13:35 WIB

Diduga Akses Apartemen, Proyek Jalan di Atas Sungai Diboikot Warga

Bangunan jalan di atas sungai
Bangunan jalan di atas sungai

jatimnow.com - Warga Asem Bagus, Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya menggelar aksi demonstrasi di kawasan apartemen Gunawangsa Jalan Tidar, Surabaya, Kamis (27/9/2018).

Mereka merasa tertipu dengan rencana penertiban bangunan liar yang semula diberitahukan untuk normalisasi sungai, namun berubah menjadi pembangunan jalan diatas sungai.  Jalan tersebut diduga untuk kepentingan akses menuju ke Apartemen Gunawangsa.

Warga merasa ditipu terkait sosialisasi, baik oleh pengembang apartemen maupun Pemkot Surabaya.

Warga mengaku hingga saat ini masalah kompesasi bagi warga terdampak atas pembangunan apartemen tersebut belum jelas. Kompensasi atas dampak kebisingan dan gangguan lainnya belum didapat oleh warga.

Kuasa hukum warga Asembagus, Ahmad Junaedi, mengatakan, bahwa dalam kasus ini warga merasa dibodohi oleh sosialisasi dari Pemerintah Kota Surabaya yang semula untuk normalisasi sungai, ternyata digunakan sebagai akses jalan yang disinyalir untuk kepentingan apartemen.

"Warga dikorbankan dalam hal ini. Sosialisainya untuk normalisasi sungai. Ternyata dibangun akses jalan," ujarnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut



Junaedi menambahkan, pihaknya menunggu sikap dari pengembang dan Pemkot atas tuntutan warga ini. Jika tak dihiraukan, warga berencana melapor ke kepolisian.

"Kita tunggu sikap dari mereka (Pemkot dan pengembang)," imbuhnya.

Menyikapi hal ini, Wakil ketua komisi C DPRD Surabaya Buchori Imron menyayangkan atas langkah pemerintah kota Surabaya yang tidak pro kepada rakyat kecil.

"Kami kecewa dengan kasus ini, rakyat kecil digusur tapi ternyata dibangun akses jalan yang bukan untuk kepentingan warga pula, tapi kepentingan penghuni apartemen," tegasnya.

Menyikapi hal ini, komisi C berencana menggelar sidak ke lokasi untuk melihat bangunan jalan di atas sungai tersebut.

"Kita akan kesana untuk lihat langsung," tegasnya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.