Senin, 08 Jun 2026 00:19 WIB

Plt Ketua DPC PDIP Tulungagung Tuding Paslon Lain Dabrus

Paslon Mardinoto saat menggelar kampanye akbar di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Paslon Mardinoto saat menggelar kampanye akbar di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti menuding pasangan calon (Paslon) hanya dabrus (umbar janji). Hanya Paslon Maryoto Birowo dan Didik Girnoto Yekti (Mardinoto) yang punya program konkret.

"Tulungagung butuh pemimpin yang memiliki pengalaman dan track record. Tidak hanya mengumbar janji dan dabrus seperti program calon lain," ungkap Erma usai mengamati debat perdana Pilkada Tulungagung, Sabtu (26/10/2024).

Baca Juga: DPC PDIP Tulungagung Siapkan Program MBG Perjuangan

Menurut Erma, hanya program paslon Mardinoto lebih konkret dan tidak asal dabrus atau mengumbar janji semata kepada masyarakat Tulungagung.

"Kami tetap otpimis bisa menang. Mengingat survei terakhir yang kami lakukan masih di angka 55 persen," pungkasnya.

Sementara itu, Paslon Mardinoto melakukan kampanye akbar di GOR Lembu Peteng.

Dalam kampanye tersebut, Mardinoto menyampaikan program yang dianggap kongkret untuk mensejahterakan masyarakat Tulungagung. Mereka juga mengkritisi program paslon lain yang dianggap mengumbar janji tanpa melihat kemampuan APBD Tulungagung.

Baca Juga: KPU Tulungagung Kembalikan Rp8,3 M Sisa Anggaran Pilkada 2024

Maryoto mengatakan kampanye akbar ini menjadi momen yang tepat untuk menyampaikan visi misi dan program kerja.

Di hadapan pendukungnya pasangan yang memiliki akronim Mardinoto ini mengkampanyekan sejumlah program unggulan, yang belum terealisasikan pemerintahan sebelumnya karena pandemi Covid 19.

"Kami akan lanjutkan kembali program yang belum selesai saat Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

Maryoto menjelaskan, salah satu program pada pendidikan adalah penambahan jumlah armada bus sekolah untuk siswa yang sulit menjangkau pusat pendidikan. Keberadaan angkutan bus sekolah ini dirasa sangat dibutuhkan masyarakat.

"Saat ini jumlah armada angkutan sekolah hanya 28 kendaraan, dan kami akan menambah 21 armada untuk mempermudah siswa menjangkau sekolah," paparnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.