Jumat, 24 Jul 2026 20:01 WIB

Plt Ketua DPC PDIP Tulungagung Tuding Paslon Lain Dabrus

Paslon Mardinoto saat menggelar kampanye akbar di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Paslon Mardinoto saat menggelar kampanye akbar di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti menuding pasangan calon (Paslon) hanya dabrus (umbar janji). Hanya Paslon Maryoto Birowo dan Didik Girnoto Yekti (Mardinoto) yang punya program konkret.

"Tulungagung butuh pemimpin yang memiliki pengalaman dan track record. Tidak hanya mengumbar janji dan dabrus seperti program calon lain," ungkap Erma usai mengamati debat perdana Pilkada Tulungagung, Sabtu (26/10/2024).

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Menurut Erma, hanya program paslon Mardinoto lebih konkret dan tidak asal dabrus atau mengumbar janji semata kepada masyarakat Tulungagung.

"Kami tetap otpimis bisa menang. Mengingat survei terakhir yang kami lakukan masih di angka 55 persen," pungkasnya.

Sementara itu, Paslon Mardinoto melakukan kampanye akbar di GOR Lembu Peteng.

Dalam kampanye tersebut, Mardinoto menyampaikan program yang dianggap kongkret untuk mensejahterakan masyarakat Tulungagung. Mereka juga mengkritisi program paslon lain yang dianggap mengumbar janji tanpa melihat kemampuan APBD Tulungagung.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penggelapan, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Polisi

Maryoto mengatakan kampanye akbar ini menjadi momen yang tepat untuk menyampaikan visi misi dan program kerja.

Di hadapan pendukungnya pasangan yang memiliki akronim Mardinoto ini mengkampanyekan sejumlah program unggulan, yang belum terealisasikan pemerintahan sebelumnya karena pandemi Covid 19.

"Kami akan lanjutkan kembali program yang belum selesai saat Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: DPC PDIP Tulungagung Siapkan Program MBG Perjuangan

Maryoto menjelaskan, salah satu program pada pendidikan adalah penambahan jumlah armada bus sekolah untuk siswa yang sulit menjangkau pusat pendidikan. Keberadaan angkutan bus sekolah ini dirasa sangat dibutuhkan masyarakat.

"Saat ini jumlah armada angkutan sekolah hanya 28 kendaraan, dan kami akan menambah 21 armada untuk mempermudah siswa menjangkau sekolah," paparnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.