Rabu, 17 Jun 2026 11:52 WIB

Debat Paslon Pilbup Sidoarjo: SAE Soal APBD, BAIK Bahas Grand Desain Pembangunan

Suasana debat publik perdana calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo digelar di Fave Hotel Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Suasana debat publik perdana calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo digelar di Fave Hotel Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Debat publik perdana Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo digelar di Fave Hotel, Sabtu (19/10/2024) malam.

Dalam debat ini, masing-masing pasangan calon (paslon) diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka dalam membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga: Subandi-Mimik Resmi Pimpin Sidoarjo, Komitmen 3 Point Ini

Paslon nomor urut 2, Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo (SAE), tampil percaya diri dalam debat tersebut.

Mereka mengusung program unggulan yang fokus pada pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai solusi permasalahan masyarakat hingga ke tingkat dusun.

Achmad Amir Aslichin atau yang akrab disapa Mas Iin, menegaskan bahwa anggaran Rp300 juta -Rp500 juta per dusun akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan di tingkat paling bawah, seperti pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.

"Anggaran ini akan diambil dari APBD dan didistribusikan langsung melalui Musrenbang Dusun (Musdus). Kami yakin, dengan fokus ini, Sidoarjo akan bangkit dan memiliki daya saing dengan daerah lain," ujar Mas Iin.

Ia menambahkan bahwa APBD Kabupaten Sidoarjo yang mencapai Rp5,2 triliun per tahun dapat mengakomodasi program ini, tanpa mengganggu anggaran daerah lainnya.

Baca Juga: KPU Sidoarjo Resmi Tetapkan Subandi - Mamik sebagai Bupati - Wabup

Program ini juga, menurut Mas Iin, akan memangkas birokrasi yang terlalu panjang. Warga dusun dan desa akan memiliki kebebasan untuk menentukan proyek yang dibutuhkan, baik jenis maupun alokasi dananya.

"Ini adalah program dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Rakyat yang akan memutuskan apa yang perlu dibangun, dan hal ini akan membantu perekonomian lokal," tambahnya.

Sementara itu, Paslon nomor urut 1, Subandi-Mimik Idayana (BAIK), juga tampil lugas dalam menjawab setiap pertanyaan dalam menanggapi pertanyaan dari Paslon SAE tentang pembangunan Sidoarjo metropolitan dan inklusif.

Subandi menegaskan bahwa pihaknya akan menyusun grand desain pembangunan Sidoarjo dalam lima tahun ke depan. Grand design ini akan mengarahkan pembangunan di setiap kecamatan sesuai dengan potensi lokal yang ada.

Baca Juga: Mas Iin Yakin Hasil Pilbup Sidoarjo Bawa Kemenangan untuk Paslon SAE

"Pembangunan Sidoarjo metropolitan dan inklusif akan melibatkan semua pihak, kami akan merangkul seluruh elemen untuk membangun Sidoarjo menjadi lebih baik dan tidak kalah dengan kabupaten lain," ujar Subandi dengan penuh keyakinan.

Debat perdana ini menjadi langkah awal bagi kedua Paslon untuk memperkenalkan program dan strategi mereka dalam memimpin Sidoarjo. Masyarakat Sidoarjo diharapkan dapat menilai dengan cermat dan bijaksana sebelum menentukan pilihan pada Pilkada mendatang.

Debat publik ini juga memberikan ruang bagi para calon untuk saling bertukar gagasan dan menjawab tantangan yang dihadapi Sidoarjo saat ini. Masalah seperti kemacetan, pengelolaan banjir, serta pengembangan ekonomi berbasis digital turut menjadi isu yang hangat diperbincangkan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.