Rabu, 17 Jun 2026 11:35 WIB

Ditawari Naik Becak, Cabup Jember Hendy Siswanto Pilih Mengayuh Sendiri

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 20 Okt 2024 07:25 WIB
Cabup Hendy memilih mengayuh becak sendiri (Foto: HSC for jatimnow.com)
Cabup Hendy memilih mengayuh becak sendiri (Foto: HSC for jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Bupati Jember Hendy Siswanto saat ditawari tukang becak untuk naik, malah memilih mengayuh atau genjot sendiri.

Saat itu, Cabup Hendy Siswanto akan melaksanakan kampanye di Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro Jember. Rencananya, akan diiringi tukang becak dan komunitas sepeda, Sabtu (19/10/2024).

Baca Juga: Sertijab Bupati Jember, Gus Fawait Sampaikan Ini pada Hendy dan Gus Firjaun

"Memang tukang becak mau mengawal kami, di pertigaan Semboro sampai menuju ke lapangan Rejoagung. Saya sengaja ambil becaknya dan mau saya engkol sendiri," katanya.

Awalnya, Cabup Hendy membawa penumpang, namun karena penumpang melihat Cabup petahana kecapekan ia lantas turun.

Cabup Hendy mengakui, ternyata mengayuh becak sangat berat sekali.

"Ternyata berat tanpa penumpang tadi," akunya.

Usai bertemu sejumlah tukang becak dan komunitas sepeda tua, ia muncul inspirasi untuk memberikan perhatian kepada tukang becak di Jember.

"Saya terinspirasi bahwa becak ini bisa dibuat becak wisata, cuma tidak bisa berkilo-kilometer, cukup 1 kilometer saja," terangnya.

Baca Juga: Pimpin Jember, Gus Fawait Akan Gandeng Bupati Terdahulu

"Harus ada anggaran khusus yang akan diberikan kepada tukang becak, salah satunya bansos tiap bulan," sambungnya.

Jadi, jika terpilih, dirinya akan menata becak wisata dan dilakukan secara istiqomah.

"Jadi nanti becak ini bisa keluar Sabtu dan Minggu saja, untuk berkeliling dan kita bayar," tuturnya.

Menurut Hendy, para tukang becak ini sudah agak susah untuk melakukan pekerjaan kasar lainnya, karena sudah terbiasa mengayuh becak setiap hari.

Baca Juga: Gus Firjaun Resmi Jabat Plt Bupati Jember

"Nanti secara perlahan-lahan kita edukasi, sehingga tukang becak ini ujungnya bisa apa saja," ungkapnya.

Kalau sudah istiqomah, dan bisa memberikan bantuan kepada para tukang becak setiap bulan, diyakini mereka akan terbantu dan ekonomi masyarakat Jember lebih sejahtera.

"Kami tidak istiqomah memberi per bulan, seharusnya setiap bulan diberi istiqomah selama setahun, dan terus menerus. Jadi hanya untuk wisatawan saja," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.