Selasa, 16 Jun 2026 13:14 WIB

Jelang Debat Pilkada, KPU Pamekasan Imbau Pendukung Paslon Tak Bawa APK

Ilustrasi. Pengambilan nomor urut Pilkada Pamekasan. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. Pengambilan nomor urut Pilkada Pamekasan. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Pamekasan akan digelar, Minggu (20/10/2024) besok. KPU Pamekasan mengingatkan para pendukung Paslon agar tak membawa alat peraga kampanye (APK) di area acara.

Diketahui, terdapat 3 paslon yang telah ditetapkan KPU untuk berlaga di Pilkada Pamekasan. Tiga paslon itu yakni Fattah Jasin dan Ahmad Mujahid Ansori, Kholilurrahman dan Sukriyanto serta Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi.

Baca Juga: KPU Sampang Batalkan Debat Pilkada Ketiga, Buntut Insiden Berdarah?

Ketua KPU Pamekasan, Moh. Amiruddin mengatakan kegiatan debat akan diselenggarakan di Hotel Azana, Pamekasan.

Agenda debat pertama itu akan mengusung tema Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Memajukan Kabupaten Pamekasan.

"Untuk sub temanya terkait kesehatan, pendidikan, ekonomi, strategi, inovasi dan terobosan, serta kearifan lokal," ujarnya, Sabtu (19/10/2024) .

Amir juga mengatakan, setiap Paslon hanya boleh membawa 30 orang pendukung di dalam ruangan debat.

Baca Juga: Tema dan Daftar Panelis Debat Kedua Pilwali Surabaya 2024

"APK tidak boleh dibawa kecuali baju atau seragam dan untuk pendukung yang boleh masuk dibatasi 30 orang tiap Paslon," ungkapnya.

Dalam agenda debat itu, nantinya KPU akan membagi debat dalam enam segmen. Ia berharap, seluruh paslon bisa menyiapkan diri secara matang, agar kegiatan debat bisa berjalan dengan baik dan masyarakat yang menyaksikan bisa menilai sendiri setiap Paslon.

"Nanti ada enam segmen, mulai penyampaian visi misi hingga tanya jawab antar Paslon. Kami berharap semoga bisa berjalan lancar," pungkasnya.

Baca Juga: Debat Pilkada Sidoarjo: BAIK Janjikan 100 Ribu Lowongan, SAE Rangkul Semua

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.