Minggu, 14 Jun 2026 11:44 WIB

Ratusan Alumni Ponpes Bata-Bata dan Banyuanyar Dukung Santri Pimpin Jember

  • Penulis :
  • | Sabtu, 19 Okt 2024 08:16 WIB
Muhammad Fawait saat menghadiri deklrasi dukungan Sahabat Mas Iben. (Foto: Khus for jatimnow.com)
Muhammad Fawait saat menghadiri deklrasi dukungan Sahabat Mas Iben. (Foto: Khus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Bata-Bata dan Banyuanyar Pamekasan yang ada di Jember menginginkan Kabupaten Jember dipimpin seorang santri.

Untuk itu, Ratusan santri yang tergabung dalam Sahabat Mas Iben ini pun mendukung calon bupati (Cabup ) Jember nomor urut 2 Muhammad Fawait.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Dukungan ini sangat istimewa, karena bagi para ulama di Ponpes ini, baru kali ini ada calon bupati Jember yang berlatar belakang santri semenjak Indonesia merdeka.

"Alhamdulillah, deklarasi dihadiri para alumni pondok pesantren dan juga dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren Raden Kiai Haji Ahmad Faisol serta para kiai dan masyayikh dari Kabupaten Jember yang merupakan alumni dari Pondok Pesantren Banyuanyar," ujar Gus Fawait, Jumat (18/10/2024).

Menurut Gus Fawait, deklarasi ini menjadikan suntikan yang luar biasa bagi pihaknya untuk semakin bersemangat menjalani proses untuk menang dalam Pilbup Jember 2024 ini.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

"Dukungan ini juga membuat harapan baru bagi kami sebagai calon bupati Jember untuk lebih memperhatikan pesantren di Jember agar lebih baik ke depannya," tandas Gus Fawait.

Ditambahkan, para guru ngaji madrasah diniyah dan pondok pesantren punya hak yang sama untuk diperhatikan oleh Pemerintah.

"Kalau selama era zaman bupati Pak Jalal, untuk pesantren hanya diperhatikan. Dan untuk perhatian terhadap guru ngaji diberikan dalam bentuk tunjangan yang layak dan rutin, maka ke depan Kami akan pastikan bahwa pondok pesantren diperhatikan secara layak," terang Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

Gus Fawait mengaku banyak menerima keluhan para guru ngaji selama 4 tahun belakangan ini, hanya menerima tunjangan sekali. Padahal harusnya empat kali atau bahkan lebih.

"Bahkan tahun ini mereka sudah dimintai berkasnya terkait administrasi untuk pengajuan tunjangan sejak dari awal puasa Ramadan, lalu. Namun sampai hari ini belum turun-turun," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.