Kamis, 18 Jun 2026 14:57 WIB

Ponorogo Wakili Indonesia dalam Jejaring Kota Kreatif Unesco

Kepala Disbudparpora Ponorogo bersama tim saat menghadiri arahan di Kemenparekraf. (Foto: Disbudparpora Ponorogo)
Kepala Disbudparpora Ponorogo bersama tim saat menghadiri arahan di Kemenparekraf. (Foto: Disbudparpora Ponorogo)

jatimnow.com - Kabupaten Ponorogo berhasil melaju sebagai wakil Indonesia untuk bergabung dalam Unesco Creative Cities Network (UCCN) 2024.

Hal ini diumumkan oleh Panitia Seleksi Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Senin (14/10/2024) lalu. Ponorogo bersama Kota Malang diusung sebagai kandidat kota kreatif Indonesia.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Penetapan ini menjadi pencapaian besar bagi Ponorogo setelah melalui proses penilaian ketat, termasuk evaluasi berkas dan wawancara oleh Panselnas. 

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edhi mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan ini. 

Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras panjang untuk mengangkat Ponorogo sebagai kota kreatif berbasis seni budaya, khususnya seni Reog.

"Setelah perjuangan panjang, akhirnya kami lolos seleksi nasional dan diusung sebagai nominasi dari Indonesia dalam kategori Craft and Folk Art," ujar Judha.

Sebagai bagian dari UCCN, Ponorogo akan bergabung dengan jejaring kota kreatif dunia, membuka peluang kolaborasi internasional serta meningkatkan potensi budaya dan pariwisata lokal.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sebelumnya, Ponorogo telah menarik perhatian dunia dengan upayanya menjadikan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda Unesco.

Kini, dengan ditetapkannya sebagai calon anggota UCCN, Ponorogo diharapkan bisa memperkuat reputasinya sebagai pusat budaya dan kreativitas di tingkat global.

"Ponorogo akan mendapatkan banyak inspirasi dan inovasi dari kota kreatif lainnya di dunia. Ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan ekonomi kreatif lokal dan kesejahteraan masyarakat," tambah Judha.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Ponorogo tidak hanya unggul di bidang seni pertunjukan. Namun juga sektor lain seperti kerajinan tangan, kriya, fesyen, dan kuliner yang turut mendukung keberhasilannya masuk dalam jejaring kota kreatif dunia ini.

Dengan masuknya Ponorogo ke dalam UCCN, harapan besar muncul agar Kabupaten ini bisa terus meningkatkan daya saing kreatif, berinovasi, dan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal berbasis seni budaya.

Kedepan, Ponorogo akan berfokus pada sinergi antar elemen masyarakat untuk memaksimalkan potensi kreatif di berbagai bidang, menjadikan kota ini sebagai pusat inspirasi global.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.