Selasa, 16 Jun 2026 15:18 WIB

Dilaporkan Kampanye Berkedok Salat Subuh Berjamaah, Ini Kata Cabup Jember Hendy

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 10 Okt 2024 17:22 WIB
Hendy Siswanto klarifikasi ke Bawaslu Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Hendy Siswanto klarifikasi ke Bawaslu Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon bupati (Cabup) Jember Hendy Siswanto mendatangi Kantor Bawaslu Jember. Ia memberikan klarifikasi tentang kampanye berkedok salat Subuh berjamaah di Masjid Taman Gading Tegal Besar Jember.

"Kami melakukan klarifikasi laporan dari Paslon lain, terkait Pilkada 2024 ini, terkait salat Subuh berjamaah kami di salah satu masjid di Taman Gading Tegal Besar," kata Hendy kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga: Sertijab Bupati Jember, Gus Fawait Sampaikan Ini pada Hendy dan Gus Firjaun

Hendy dilaporkan karena diduga menggunakan masjid sebagai tempat kampanye pemenangan di Pilkada 2024 mendatang.

Sedangkan menurutnya, memang sejak dua tahun lalu hampir setiap pagi salat Subuh berjamaah keliling di sejumlah masjid dan musala se-Kabupaten Jember.

Diakuinya, memang ada beberapa masjid yang diminta untuk memberikan sambutan, arahan, tausiyah, dan di beberapa tempat lain akan tetapi tidak semuanya.

"Jadi meskipun orang kampung begini, sering diminta mengisi salat Subuh berjamaah," akunya.

"Isinya, mengajak umat muslim di Jember untuk salat Subuh berjamaah, karena ini bentuk rasa syukur kita yang kembali hidup dan bangun dari tempat tidur. Setelah bubar, baru mencari rezeki," akunya.

Jadi, kata Cabup Hendy, dirinya mengajak umat muslim untuk menggerakkan salat Subuh berjamaah.

Termasuk, saat menjabat bupati atau belum cuti dirinya juga melaksanakan salat subuh berjamaah di sejumlah tempat.Namun saat Pilkada ini, ada yang melaporkan ke Bawaslu.

Baca Juga: Pimpin Jember, Gus Fawait Akan Gandeng Bupati Terdahulu

"Selain sambutan, mobil branding pribadi saya juga dilaporkan, karena berada di halaman masjid. Saya terima kasih laporan ini. saya harap kami tidak pamer, dan kami takut ke Allah SWT dan melakukan salat berjamaah," ucapnya.

Hendy juga menyatakan, tidak sepakat bila masjid dijadikan ajang kampanye, karena masjid lebih unggul dari pada Pilkada.

"Sering kami mendapat aspirasi dari masyarakat, baik jalan rusak, kekeringan dan sebagainya. Bahkan ada juga yang masjidnya kekeringan air," ungkapnya.

Sebagai orang yang taat hukum, dirinya datang jika dimintai klarifikask oleh Bawaslu. Ia berharap, yang lain juga bersikap sama dengan yang dilakukannya.

"Kita juga taat hukum, hargai Bawaslu maupun KPU. Karena itu adalah satu organ kita untuk demokrasi yang sebenarnya, menuju Indonesia yang lebih baik lagi," ujarnya.

Baca Juga: Gus Firjaun Resmi Jabat Plt Bupati Jember

Sementara, Ketua Bawaslu Jember Sanda Aditya Pradana mengatakan, pihaknya meminta klarifikaksi terhadap pelapor yang juga sebagai calon bupati Jember.

"Klarifikasi sebagai bahan kita, untuk bisa kita bawa ke tahap berikutnya, karena nanti masukannya ke Gakkumdu. Nanti akan akan kita kaji dan klarifikasi," jelasnya.

Bawaslu Jember juga membentuk tim untuk melakukan penelusuran mencari bahan kesaksian.

"Bahan-bahan yang dikumpulkan jadi kajian kita, menjadi keputusan nanti seperti apa. Menjadi pelanggaran atau bukan. Nanti akan kita kaji lebih dalam, krena kita hari ini minta klarifikasi dari terlapor," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.