Senin, 15 Jun 2026 17:24 WIB

Poster Pecat Predator Seksual Iringi Sidang Etik Komisioner Bawaslu Surabaya

Poster pendemo terpampang di Halaman Kantor KPU Jatim (foto: Ni'am/jatimnow.com)
Poster pendemo terpampang di Halaman Kantor KPU Jatim (foto: Ni'am/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sidang etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya Muhammad Agil Akbar diwarnai aksi demo.

Sidang dengan agenda pelanggaran kode etik, di kantor KPU Jawa Timur, Kamis (10/10/2024) diperkuat dengan tuntutan pemecatan oleh Aliansi Suara Perempuan untuk Keadilan. 

Baca Juga: Tingkatkan Quick Respon, Damkar Tulungagung Buka Pos Bantu di Wilayah Ngunut

Mereka mengecam dugaan asusila yang dilakukan Agil, segera diproses. Mereka juga membawa sejumlah spanduk dan poster berisikan kecaman.

"Badan Pengawas Pemilu bukan pemuas nafsu,” tulis salah satu poster yang mereka bawa. 

"Pecat predator seksual,” bunyi poster lainnya. 

Baca Juga: Korsleting Charger Hp, Rumah 2 Lantai di Dupak Surabaya Terbakar

"Sangat disayangkan pejabat atau penyelenggara negara menggunakan jabatannya untuk memperdaya atau menipudaya korban perempuan dengan janji sembarang kalir (segala cara), sampai seorang perempuan dapat tiduri,” kata Fajar Kurnia selaku perwakilan Aliansi Suara Perempuan untuk Keadilan.

Mereka menuntut agar Agil dipecat dari Bawaslu Surabaya, diproses hukum secara pidana, untuk keadilan bagi korban.

"Kami ingin ada pemecatan, dan kalau memang bisa dihukum secara pidana pasal 298 KUHP, dan perlindungan serta keadilan bagi korban,” ujarnya. 

Baca Juga: Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu, Dua Orang Terluka

Sidang berlangsung tertutup, sejumlah komisioner Bawaslu Surabaya dan pihak pelapor terlihat hadir di kantor KPU Jawa Timur.

Dalam sidang etik itu, Agil diperiksa dalam dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) perkara nomor 192-PKE-DKPP/VIII/2024, terkait tindakan asusila.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.