Rabu, 17 Jun 2026 20:18 WIB

Ribuan Driver Ojol Gelar Demonstrasi di Surabaya, Ini 5 Tuntutannya

Aksi demonstrasi para driver ojol di Surabaya. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Aksi demonstrasi para driver ojol di Surabaya. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan driver ojok online (ojol) di Surabaya menggelar aksi demontrasi di sejumlah titik area kantor Pemprov Jatim, pada Kamis (10/10/2024).

Dalam aksinya kali ini, para driver ojol yang tergabung dalam Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal (DOBRAK) Jatim menyuarakan agar pemerintah memperhatikan nasib para driver ojol dan memberikan sanksi/menghapus aplikasi baru yang merugikan mereka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ada 5 tuntutan yang dibawa oleh para driver online tersebut, yakni pertama, mereka menuntut agar pemerintah daerah tegas dalam menegakkan SK Gubernur Jatim yang mengatur mengenai tarif ojek online di Jawa Timur.

Kedua, mereka meminta pemerintah dengan kewenangannya untuk mencabut aplikasi yang tidak taat dengan SK Gubernur Jatim. Ketiga, mereka menuntut kenaikan tarif untuk semua layanan ojol roda 2, mulai dari Rp2000/km menjadi minimal Rp8000/km di bawah 4 km.

Selanjutnya, para driver ojol juga meminta pemerintah untuk menghapus aplikator yang merugikan driver seperti goceng, slot, someday poin dan lainnya.

Terakhir, para driver online juga meminta agar tarif parkir juga dimasukkan dalam sistem aplikasi mereka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Adapun untuk rute aksi demo driver online hari ini, yakni mulai di titik kumpul sekitar jembatan penyeberangan A. Yani depan Polda Jatim, kemudian berlanjut ke Dishub Jatim, Diskominfo Jatim, KPPU Jatim, Kantor Gubernur Jatim, dan kantor Indriver.

Perwakilan DOBRAK Jatim David Walalangi mengatakan, pihaknya menuntut pemerintah agar untuk lebih tegas dan memperhatikan nasib para driver ojek online.

Menurutnya, sesuai dengan 2 SK Gubernur yang ditandatangani oleh Gubernur Jatim yang mengatur mengenai batas tarif atas dan bawah untuk ojek online dan taxi online. Namun, dalam pelaksanaannya, 2 peraturan yang tertuang dalam SK tersebut ternyata tidak dilaksanakan alias mandul.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ada banyak aplikasi baru yang merugikan para ojol. Bahkan kemarin ada kejadian driver ojol ditusuk, tapi pihak dari aplikasi (penyedia layanan) lepas tangan," tegasnya.

Sementara itu, pantauan jatimnow.com di lokasi aksi demo, driver online bergerak dari kawasan Darmo ke arah pusat kota. Mereka melakukan aksi longmarch dengan membentangkan spanduk dan mogok kerja selama aksi berlangsung.

Meski begitu, arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Sejumlah petugas kepolisian nampak berjaga mengamankan jalannya aksi demo dan mengatur arus lalu lintas.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.