Sabtu, 06 Jun 2026 19:04 WIB

4 Pimpinan DPRD Jember Dilantik, Prioritaskan APBD 2025

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 10 Okt 2024 11:05 WIB
Pelantikan para pimpinan DPRD Jember periode 2024 - 2029. (Foto-foto: Diskominfo)
Pelantikan para pimpinan DPRD Jember periode 2024 - 2029. (Foto-foto: Diskominfo)

jatimnow.com - Sebanyak 4 pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember telah dilantik. Kedepan mereka akan memprioritaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Adapun 4 pimpinan DPRD Jember itu, yakni Ahmad Halim dari Partai Gerindra sebagai Ketua, Fuad Akhsan dari PKB, Widarto dari PDIP dan Dedy Setiawan dari Partai Nasdem sebagai wakil ketua.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Hadir juga dalam pelantikan 4 pimpinan DPRD Jember, Pjs Bupati Jember Imam Hidayat serta jajaran Forkopimda.

Usai dilantik, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyampaikan, setelah pengucapan sumpah dan janji sebagai pimpinan DPRD definitif pihaknya akan menggelar paripurna kedua.

"Nanti akan kita lakukan rapat paripurna kedua, secara marathon, pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Salah satunya adalah badan anggaran, komisi, badan musyawarah maupun bapeda atau badan kehormatan," kata Ahmad Halim, Rabu (10/10/2024).

Pasca-pelantikan pimpinan DPRD Jember, Halim menyatakan, juga akan bertemu dengan Tim Anggaran Pemerintaj Daerah (TAPD) untuk membahas P-APBD 2025.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

Karena tenggang waktu pembahasan P-APBD 20225 satu bulan, berakhirnya tahun anggaran. Artinya bulan November 2024 deadline terakhir untuk pembahasan penetapan P-APBD 2025.

"Karena melewati, kami telah berkirim surat kepada pemerintah atasan, Gubernur, maupun Mendagri, sebagai tembusan bahwa 30 September belum ada pimpinan definitif atau AKD," ungkapnya.

"Karena, syarat pembahasan anggaran dilakukan oleh TAPD dan Badan Anggaran. Sementara, badan anggaran belum terbentuk dan rencana hari ini akan dibentuk," imbuhnya.

Dari itu, secara otomatis pihaknya mengembalikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, untuk berkonsultasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda).

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Fokus APBD 2025 karena itu hak wajib, dan hal mendasar yang harus dipenuhi, dan amanat Mendagri maupun Gubernur. Supaya Bupati yang terpilih, sudah punya APBD. Jangan sampai Bupati terpilih nanti tidak punya APBD," ungkapnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.