Rabu, 22 Jul 2026 10:28 WIB

3 Kali Raih SAKIP Predikat A, Pj Wali Kota Malang Apresiasi Kinerja Pemkot

  • Penulis : Gerhana
  • | Rabu, 09 Okt 2024 08:38 WIB
Pemkot Malang meraih prestasi SAKIP predikat A pada tahun 2024 ini.  (Foto : Gerhana/jatimnow.com)
Pemkot Malang meraih prestasi SAKIP predikat A pada tahun 2024 ini. (Foto : Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia mengapresiasi akuntabilitas kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Pemkot Malang meraih prestasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) predikat A pada tahun 2024 ini. Prestasi yang sama ini mengulang di tahun sebelumnya, yakni 2022 dan 2023.

Baca Juga: Pemkot Malang Pastikan Stok BBM dan Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan mengapresiasi atas prestasi yang didapat Pemkot Malang. Iwan fokus mencermati konsistensi yang telah dilakukan jajarannya.

Menurutnya, kualitas sumber daya yang dimiliki mampu memberikan kinerja terbaik hingga dapat meraih prestasi ini secara berturut-turut.

"Saya mengucapkan selamat atas diraihnya SAKIP di tahun ini, apalagi ini melanjutkan pencapaian di tahun-tahun sebelumnya, ini yang jadi catatan adalah konsistensi, artinya secara kualitas, sumber daya kita sudah mampu mewujudkan good governance, ini jadi modal yang bagus ke depannya," kata Iwan, Rabu (9/10/2024).

Penghargaan yang ada diserahkan MenPan RB Azwar Anas kepada Asisten Adminstrasi Umum dan Kepala Bagian Organisasi, Rabu (2/10/2024) lalu di Jakarta. Piagam penghargaan SAKIP diterima langsung Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso bersamaan dengan pelaksanaan apel pagi di halaman depan balaikota, Senin (7/10/2024).

Lebih lanjut, Iwan menambahkan, pada tahun 2024 ini, kualitas penilaian terus dinaikkan dari tahun sebelumnya. Menurutnya, Pemkot Malang dapat beradaptasi dengan baik terkait dengan standar penilaian dari indikator-indikator yang dibutuhkan.

"Ini yang saya maksud dengan konsistensi, passing grid kan tiap tahun naik terus nih, tapi kita (Pemkot Malang) bisa mempertahankan itu, jadi kesimpulannya proses adaptasi nya bagus karena kita benar-benar melakukan, ada proses learning by doing, sudah mengimplementasikan bagaimana prinsip good governance itu," katanya.

Baca Juga: Ecoton Desak Pemkot Malang Selamatkan DAS Brantas dari Sampah

Ke depan, Iwan mengingatkan tantangan birokrasi modern akan semakin kompleks. Dia kemudian mengingatkan jajarannya untuk terus berinovasi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel sehingga kinerjanya dapat memberikan manfaat positif bagi Kota Malang.

"Tentu, harapan saya kita tidak boleh berhenti, konsistensi yang saya maksud bukan stagnan, artinya harus terus berinovasi, tantangan ke depan akan semakin kompleks, ini yang perlu kita jadikan perhatian agar Kota Malang ini semakin baik kedepannya," katanya.

Senada, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso juga mengapresiasi dan rasa bangganya atas penghargaan SAKIP dengan predikat A ini.

Sekda Erik memberikan kredit poin terhadap peran besar dan dedikasi seluruh perangkat daerah sehingga mampu mempertahankan predikat memuaskan dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga: Gawat! Bayi Malang Terancam Mikroplastik di Feses 14 Kali Lipat

"Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada rekan-rekan sekalian atas kinerja, kerja keras dan dedikasinya sehingga kita semua bisa meraih SAKIP dengan predikat A yang artinya memuaskan," katanya.

Erik juga berharap, pencapaian ini dapat menjadi refleksi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja sebagai bentuk implementasi dari reformasi birokrasi yang berdampak.

"Ini semua harus menjadi refleksi bagi rekan-rekan sekalian, bukan menjadi akhir perjalanan tetapi justru sebaliknya, ini menjadi semangat dan pelecut kita bersama untuk semakin memantapkan good governance dalam rangka menciptakan reformasi birokrasi yang berdampak dan memberi manfaat bagi pembangunan Kota Malang," tegasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.