Rabu, 22 Jul 2026 03:03 WIB

Kisah Inspiratif Aries Photo, Fotografer dan Konten Kreator asal Ponorogo

Aries Setyawan saat memotret di studionya. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Aries Setyawan saat memotret di studionya. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bagi pecinta fotografi di Ponorogo, nama Aries Photo mungkin sudah tidak asing lagi. Di balik namanya yang kini berseliweran di Fyp TikTok itu, ternyata menyimpan cerita inspiratif yang luar biasa. 

Adalah Aries Setyawan, pria berusia 34 tahun asal Bumi Reog yang berada di belakang video-video kreatif Aries Photo. Berawal dari hobi fotografi, kini dia sukses menjadi konten kreator dengan pengikut hampir setengah juta. Cuan mengalir deras dari dua bidang yang ia jalani itu.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Aries, yang memiliki latar belakang sebagai sarjana pendidikan, tak pernah menyangka bahwa hobi memotret yang ia tekuni sejak kuliah bisa berkembang pesat. 

Meski awalnya hanya menggunakan ponsel, ketertarikan Aries terhadap dunia fotografi semakin besar. Pada tahun 2008, dia mulai memotret berbagai objek dengan ponselnya, lalu beralih ke kamera digital. Saat itu ia nekat membeli DSLR untuk pertama kalinya dengan cara kredit.

“Kemudian saya mulai mencicil kamera pertama, Nikon jadul. Saya mulai belajar fotografi dengan memotret hal-hal sederhana seperti human interest, landscape, dan hewan,” ujar Aries saat ditemui di studionya, Ariess Photo Studio, Kamis (3/10/2024).

Namun, titik balik dalam kariernya terjadi ketika seorang teman meminta Aries untuk memotret orang. Dari situ, Aries mulai mendapatkan banyak permintaan dan memutuskan untuk membuka studio foto. 

Meski demikian, perjalanan Aries tidak selalu mudah. Persaingan yang ketat membuatnya harus terus berinovasi.

Baca Juga: Inspiratif! Santri Jalanan Ini Raih Gelar Doktor dari Untag Surabaya

Aries kemudian merambah dunia konten kreator. Ia mulai membuat konten kreatif di berbagai platform media sosial, seperti TikTok, yang membawa dirinya menjangkau pasar yang lebih luas. 

“Tukang foto itu banyak, tapi yang membedakan saya adalah fokus saya pada dunia konten kreator," jelasnya.

Dengan menjadi konten kreator, Aries mampu menciptakan peluang lebih besar di banding hanya mengandalkan fotografi pernikahan atau prewedding. 

“Kalau hanya wedding, target kita terbatas. Sedangkan konten kreator bisa menjangkau siapa saja," tambahnya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Kini, selain tetap menjalankan Ariess Photo Studio, Aries aktif di media sosial dengan konten-konten yang sering masuk beranda TikTok. Tantangan terbesarnya adalah menjaga kualitas konten dan terus mengikuti perkembangan algoritma media sosial, meskipun kadang harus tetap produktif saat sedang sakit.

“Capek nggak capek, tetap harus bikin konten setiap hari,” ungkapnya. Namun, dengan segala perjuangannya, Aries mengaku puas karena bukan hanya meraup cuan, tetapi juga berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Yang jelas menghasilkan karena punya pekerja juga. Dapat cuan, dapat istri juga,” kelakar Aries.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.