Kamis, 18 Jun 2026 14:43 WIB

3 Sektor Utama Alokasi DBHCHT di Tuban, Semester I Terserap 7,17 Persen

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Okt 2024 08:49 WIB
Rapat evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)di Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)
Rapat evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)di Tuban. (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tuban berhasil memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di 3 sektor utama, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat, penegakan hukum terkait peredaran rokok ilegal, dan dukungan sektor kesehatan.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Tuban, Handrijanto, S.E., pada rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan DBHCHT sampai dengan triwulan 3 sekaligus pembahasan perubahan Rancangan Kegiatan dan Penganggaran (RKP) tahun anggaran 2024 di Ruang Rapat Aryotedjo Lantai 2 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tuban, Rabu (02/10).

Baca Juga: Puluhan Pencari Kerja Mendapat Pelatihan di UPT BLK Tulungagung

Lebih lanjut, Handrijanto menerangkan, kegiatan ini dilakukan seiring dengan dilaksanakannya asistensi perubahan RKP oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan sekaligus dalam rangka implementasi kegiatan DBHCHT pada triwulan 4.

Dikatakan, rapat ini juga untuk mengetahui sejauh mana kegiatan yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu kegiatan DBHCHT di Kabupaten Tuban. Selain itu, guna mengetahui apakah ada kendala dan hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Universal Coverage Jamsostek 2025, Semua Pekerja Kini Punya Payung

Meski ada beberapa kendala seperti belum maksimalnya penyerapan anggaran di Kabupaten Tuban pada semester 1 tahun 2024, tambahnya, evaluasi dan pemantauan terus dilakukan secara periodik. Hal ini, demi menjamin transparansi dan akuntabilitas.

Secara keseluruhan, meski pelaksanaannya baik, evaluasi dan perbaikan tetap diperlukan agar program DBHCHT bisa lebih tepat sasaran serta berdampak optimal bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Jatim Perkuat Perlindungan Jamsostek Pekerja Rentan melalui Optimalisasi DBH CHT

“Sampai dengan triwulan 3 ini kegiatan yang dilaksanakan meskipun belum sesuai dengan target yang ditentukan, namun pada prinsipnya secara umum telah dapat dilaksanakan dan masih berproses, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan maupun pencairan anggaran,” tuturnya, seperti dilansir melalui laman Pemkab Tuban, Kamis (3/10/2024).

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada semester 1 tahun 2024, penyerapan DBHCHT Kabupaten Tuban baru 7,17 persen atau Rp2,35 miliar dari total anggaran Rp32,78 miliar. Rinciannya, bidang kesejahteraan masyarakat kurang lebih 2,4 persen, penegakan hukum 6,36 persen, kesehatan 10,4 persen, dan prioritas kebutuhan daerah 29,14 persen.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.