Selasa, 23 Jun 2026 10:40 WIB

Jalan Kedung Baruk Arah MERR Surabaya Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Penutupan salah satu jalan di Surabaya. (Foto: ilustrasi/jatimnow.com)
Penutupan salah satu jalan di Surabaya. (Foto: ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ruas jalan dari arah Kedung Baruk menuju Jalan Raya Ir Soekarno MERR IIC Surabaya mulai ditutup sejak semalam. Penutupan jalan ini karena aktivitas betonisasi di ruas jalan tersebut. Rekayasa lalul intas pun telah disiapkan.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi Gunita mengungkapkan, total luas jalan yang akan dibeton kurang lebih sekira 150 meter.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Pihaknya juga telah membuat rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi adanya kemacetan di sana.

"Mulai sekarang kita sedang lakukan mobilisasi alat beratnya. Nanti malam kita mulai untuk pengerjaannya," kata Adi, Rabu (2/10/2024).

Bagi warga yang biasa melintas diharapkan mencari jalur alternatif lain agar tidak terhambat mobilitasnya. Beberapa opsi jalan alternatif juga sudah dibuatkan rekayasa lalu lintasnya.

Bagi warga yang mengarah ke MERR IIC atau Jalan Ir Soekarno Surabaya dari arah Panjang Jiwo, bisa belok kanan di pertigaan traffic light Kedung Baruk menuju ke arah Raya Rungkut.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Sedangkan bagi pengendara dari arah Jagir, ketika tiba di traffic light perempatan Prapen, bisa belok ke kiri dan menuju ke arah Nginden Semolo.

Sememtara pengendara yang dari arah Merr hendak menuju ke Kedung Baruk dari sisi timur, bisa langsung belok kanan dari traffic light MERR IIC.

Adi juga menambahkan, untuk durasi pembetonan sepanjang 150 meter itu diperkirakan akan memakan waktu sekira dua hari.

Baca Juga: Mundur 2 Kali, Pembangunan Jembatan Gondang 1 di Tulungagung Akhirnya Dimulai

Setelah itu, jalan tersebut baru bisa dilewati ketika proses pengeringan beton sudah selesai. Penutupan ini diperkirakan akan berlangsung sampai tanggal 19 Oktober mendatang.

"Iya kalau pengecorannya kisaran satu sampai dua hari pengerjaan. Cuman kalau untuk open traffic biasanya baru tujuh hari setelah pengecoran berlangsung. Maka dari itu, kami menghimbau pada pengendara yang biasa melintas jalan Kedung Baruk menuju ke MERR untuk mencari alternatif lain seperti yang sudah kami sarankan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.