Rabu, 22 Jul 2026 06:08 WIB

Strategi Pengawasan Partisipatif Bawaslu Jember Libatkan Kelompok Masyarakat

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 29 Sep 2024 08:41 WIB
Koordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Jember Wiwin Kurnia Riza (Foto: Bawaslu for jatimnow.com)
Koordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Jember Wiwin Kurnia Riza (Foto: Bawaslu for jatimnow.com)

jatimnow.com - Partisipasi masyarakat memang sangat diperlukan dalam menentukan kesuksesan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Jember. Terkait hal ini, Bawaslu melakukan strategi pengawasan partisipatif dengan melibatkan peran aktif kelompok masyarakat.

Saat ini, perkembangan media sosial semakin relevan dengan berbagai ragam karakteristik penggunanya. Termasuk karakteristik para calon maupun pendukung yang memanfaatkan media sosial. Itu artinya diperlukan partisipatif masyarakat dalam mensukseskan Pilkada Serentak ini.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Jember, Wiwin Kurnia Riza menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan pendidikan pengawas partisipatif.

Adapun tema pendidikan pengawas partisipatif itu, yakni kolaborasi pengawasan bersama kelompok masyarakat dan kelompok disabilitas untuk Pilkada 2024 yang bermartabat.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Pendidikan pengawas partisipatif kali ini dengan organisasi kepemudaan dan kelompok rentan, memberikan pemahaman mengenai analisa sosial, gender, serta inklusi untuk mengawal jalannya Pilkada Serentak 2024," kata Wiwin, Sabtu (28/9/2024).

Sementara tindak lanjut dari agenda ini adalah komitmen bersama antarorganisasi, untuk mengawal jalannya pemilihan dan meningkatkan literasi kepemiluan masyarakat.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Hal ini bertujuan mewujudkan Pilkada yang berintegritas, yang sudah menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Dibutuhkan partisipasi masyarakat sebagai kontrol atas penegakan hukum yang akuntabel, berikut pula menyiapkan langkah-langkah mitigasi menghadapi kerawanan terjadi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.