Minggu, 14 Jun 2026 20:17 WIB

Nikmatnya Dawet Jabung asal Ponorogo, Tapi Jangan Tarik Lepeknya

Maya saat melayani pembeli dawet (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Maya saat melayani pembeli dawet (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Berkunjung ke Ponorogo rasanya belum lengkap jika belum mencicipi Dawet Jabung, salah satu kuliner khas selain sate ayam Ponorogo.

Sentra Dawet Jabung berada di perempatan Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, di mana deretan penjaja Dawet Jabung selalu ramai pengunjung, terutama di tengah cuaca panas yang sedang melanda Bumi Reog.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Minuman segar ini dikenal dengan cita rasa yang unik dengan perpaduan antara manis, sedikit asin, dan tentunya sangat menyegarkan. Isinya terdiri dari cendol, gempol, dan potongan nangka yang memberikan tekstur dan aroma khas pada minuman ini.

Namun, bukan hanya soal rasa yang membuat Dawet Jabung istimewa. Ada mitos yang menyertai tradisi penyajiannya. Pembeli tidak diperbolehkan mengambil lepek (piring kecil alas mangkuk) ketika disajikan. Mitosnya, jika pembeli nekat mengambil lepek, mereka harus menikahi si penjual.

“Memang ada mitos itu, tetapi saya tidak tahu kebenarannya. Cuma tradisinya memang begitu, lepek tidak pernah diberikan kepada pembeli,” ungkap Mayasary, salah satu penjual Dawet Jabung, Jumat (27/9/2024).

Mayasary menjelaskan bahwa usaha Dawet Jabung ini telah dijalankan turun-temurun dalam keluarganya sejak tahun 1955. Usaha ini awalnya dijalankan oleh kakeknya yang menjajakan dawet dengan cara memikul ke sawah-sawah untuk para petani. Kini, ia melanjutkan usaha keluarganya bersama sang suami.

“Soal lepek itu, saya juga hanya meneruskan cerita yang beredar. Kenyataannya, saya tidak tahu pasti asal-usulnya," tutur Maya sambil tersenyum.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Maya sering kali harus memberikan penjelasan kepada pembeli, terutama mereka yang baru pertama kali mencicipi Dawet Jabung, agar tidak menarik lepek.

“Biasanya pembeli dari luar kota. Kalau orang Ponorogo sudah paham. Ada yang tetap menarik lepek, biasanya saya beri pengertian bahwa saya hanya punya satu lepek,” jelas Maya.

Ia pun sempat bercanda tentang saran dari pelanggan untuk menyediakan lepek tambahan.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kuliner Khas NTT Siap Manjakan Lidah Warga Malang

“Kalau saya menyediakan banyak lepek, cucian saya jadi lebih banyak,” ujar Maya sambil tertawa.

Maya berjualan dari pukul 08.30 hingga 15.00 WIB setiap hari, dan dalam sehari ia bisa menjual lebih dari 100 mangkuk Dawet Jabung. Ketika cuaca panas, pengunjung biasanya jauh lebih ramai. Satu mangkuk Dawet Jabung dijual dengan harga Rp 5.000.

Mitos dan tradisi yang menyertai Dawet Jabung ini menambah daya tarik kuliner khas Ponorogo, yang tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga menawarkan pengalaman unik bagi para pembelinya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.