Bangun Mental Petarung , Pangkoarmada II Ikuti Pengarahan Strategis TNI AL
- Penulis : Bramanta
- | Jumat, 17 Apr 2026 08:30 WIB
jatimnow.com – Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya mengikuti pengarahan strategis yang disampaikan Asisten Intelijen (Asintel) dan Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) kepada perwira TNI Angkatan Laut wilayah Surabaya, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Gedung Panti Tjahaya Armada, Koarmada II ini dihadiri oleh Asintel Kasal Laksda TNI Andy Kriswanto dan Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, serta diikuti perwira dari Korps Pelaut, Teknik, dan Elektro Mako Koarmada II.
Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut
Pengarahan tersebut mengangkat tema “Membangun Prajurit Unggul Petarung” sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI AL. Fokusnya tidak hanya pada profesionalisme, namun juga pembentukan mental juang yang tangguh dan berkarakter di tengah dinamika ancaman modern.
Dalam pemaparannya, Asintel Kasal menyoroti perkembangan lingkungan strategis serta potensi ancaman siber pada 2026. Ia mengingatkan bahwa serangan tidak lagi terbatas pada aspek fisik, tetapi juga merambah ke perang kognitif yang menyasar pola pikir dan persepsi prajurit, termasuk melalui media sosial.
“Aspek kewaspadaan harus diperkuat melalui nilai spiritual, ideologi, soliditas, serta loyalitas. Prajurit juga perlu bijak dalam bermedia sosial guna mencegah dampak negatif terhadap institusi,” ujarnya.
Baca Juga: Koarmada II Gelar Apel Latopslagab 2026, TNI AL Tekankan Kesiapan Tempur
Sementara itu, Asops Kasal menekankan pentingnya membangun prajurit yang humanis, profesional, dan bermoral, dengan mental kuat serta jiwa patriotik. Menurutnya, kekuatan TNI AL tidak hanya bertumpu pada alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pada kualitas karakter prajurit.
Ia menambahkan, dalam era hybrid warfare yang menggabungkan perang konvensional dan non-konvensional, termasuk serangan siber dan disinformasi, kesiapan mental menjadi faktor penentu.
Baca Juga: Lanjutkan Perjalanan ke Singapura, KRI Bima Suci Tinggalkan Colombo
“Di laut, tidak ada tempat untuk keraguan. Prajurit yang menang adalah mereka yang siap secara mental sebelum peluru pertama ditembakkan,” tegasnya.
Pengarahan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan prajurit TNI AL dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman, sekaligus membentuk sosok petarung yang unggul, tangguh, dan berintegritas.
Editor : Bramanta