Minggu, 21 Jun 2026 12:23 WIB

Gelar Tes CPNS, Pemkab Ponorogo Ajukan Tambahan Dana Hingga Rp 1 M

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Sep 2018 10:08 WIB
Kepala BKD Ponorogo, Winarko Arief saat ditemui jatimnow.com
Kepala BKD Ponorogo, Winarko Arief saat ditemui jatimnow.com

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo memang sudah siap melaksanakan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD). 

Setidaknya Pemkab Ponorogo membuka 356 formasi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Untuk keperluan rekrutmen itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ponorogo mempersiapkan berbagai hal.

Mulai dari sewa gedung, sumber daya manusia (SDM) untuk pengawasan hingga infrastruktur IT.

"Memang mau tidak mau kami harus mengganggarkan dana lebih. Tidak mungkin hanya mengandalkan dana yang sudah disiapkan di APBD 2018," kata Kepala BKD Ponorogo, Winarko Arief kepada jatimnow.com, Selasa (25/9/2018).

Kabupaten Ponorogo, kata Winarko Arief, telah menganggarkan dana RP 500 juta dalam APBD 2018.

"Itu saya rasa belum bisa mencakup semuanya," kata Winarko Arief.

Sehingga, lanjut ia, dirinya mengajukan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan).

Ia mengaku telah mengajukan anggaran sebesar Rp 1 miliar.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Saya sudah mengajukan Rp 1 M. Jadi totalnya sekitar Rp 1.5 M. Semoga cukup," terangnya.

Sebenarnya, kata dia, dana yang diperlukan tergantung berapa banyak yang mendaftar.

Jika banyak yang mendaftar, tentu banyak dana yang terpakai.

Demikian juga sebaliknya, jika peminat yang ingin menjadi CPNS-D di Pemkab Ponorogo sedikit, tentu akan sedikit dana yang terpakai.

Sebelumnya, pemkab Ponorogo mendapat jatah 356 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan diperebutkan oleh warga Ponorogo maupun luar kota yang berniat menjadi abdi negara.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Kita memang mendapat jatah 356 CPNS," kata Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Winarko Arief kepada jatimnow.com di ruang kerjanya, Senin (17/9/2018).

Winarko Arief menjelaskan, dari 356 formasi tersebut, dengan rincian K2 ada 23 orang (khusus guru).

Sedangkan untuk umum 172 formasi, kesehatan 87 formasi dan teknis 74 formasi.

"Kalau ditotal 356 formasi," terangnya.

Editor : Edwin Fajerial
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.