Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Alasan Tim Gus Fawait - Djoko Tak Hadiri Deklarasi Kampanye Damai KPU Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 25 Sep 2024 10:50 WIB
Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait - Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskoro (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait - Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskoro (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Muhammad Fawait - Djoko Susanto menyebut ada pengingkaran komitmen saat deklarasi kampanye damai yang diadakan KPU Jember.

Ketua Tim Pemenangan Gus Fawait - Djoko, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan, awalnya Paslon, partai politik pendukung, serta relawan sudah siap menghadiri undangan KPU Jember tersebut.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Bahkan LO (liaison officer) kami bersama-sama dengan LO sebelah, ada komitmen bersama bahwa tidak ada pengerahan massa banyak, karena malam deklarasi damai. Semua berkomitmen, dan diamini oleh KPU," katanya, Selasa malam (24/9/2024).

Namun ketika semuanya berkumpul di Posko Pemenangan Rumah Cinta Paslon 2, mendapat informasi di lokasi deklarasi damai ada pergerakan massa dari relawan Paslon 1 .

"Itu bentuk pengingkaran terhadap komitmen untuk melaksanakan deklarasi damai," tegas Gogot.

Mengetahui hal itu, tim Paslon 2 sempat menanyakan ke KPU akan tetapi tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Sehingga, semua tetap menunggu di posko.

"Ternyata massanya bukan berkurang, tapi ternyata justru bertambah. Tampaknya memang, bahwa kita menengarai bukan masyarakat umum. Jelas ada upaya pengerahan massa secara sistematis," ujar mantan komisioner KPU Jatim ini.

"Karena baju yang dipakai sama, ada megaphone yang dipersiapkan, ada yel-yel yang sifatnya memprovokasi menyerang personal dan seterusnya," imbuhnya.

Melihat fakta yang terjadi, pihaknya menugaskan LO agar bisa menghadiri deklarasi damai, sebagaimana kesepakatan sebelumnya.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

"Kita tidak mengerahkan massa dan kita undang sejumlah 50 orang, dan sudah kita siapkan. Bagaimana komitmen dan wujud kita menghargai deklarasi damai," tuturnya.

"Tapi ternyata LO datang dan menagih kesepakatan yang sudah dibangun, ternyata tidak ada sikap tegas KPU, untuk membersihkan area lokasi acara, agar sama-sama tidak ada pendukung," Gogot kesal.

Karena memang tidak ada ketegasan, Gogot menyatakan akhirnya memutuskan lebih baik Paslon Fawait - Djos tidak menghadiri acara tersebut.

"Bukan karena takut, khawatir soal apa. Justru untuk menunjukkan bahwa kita benar-benar mencintai kedamaian. Justru kalau kita datang, dengan kondisi semakin itu, khawatir kontraproduktif dengan kegiatan tersebut," urainya.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

"Deklarasi kampanye damai, yang terjadi bisa gak damai. Karena datang saja sudah diprovokasi, sudah diteriaki, macam-macam begitu," kata Gogot.

Menurutnya, deklarasi damai sifatnya simbolik dan tidak masuk dalam tahapan. Ada atau tidaknya deklarasi, pihaknya tetap berkomitmen, melaksanakan kampanye secara benar-benar damai dan penuh cinta.

"Kita menengarai ada sejumlah catatan-catatan, bagaimana KPU Jember tampaknya sengaja melakukan pembiaran. Mungkin juga ada upaya-upaya dan ada pembiaran terhadap Paslon sebelah," ujarnya.

"Tapi kami komitmen, massa kampanye sesuai aturan, regulasi, undang-undang dan PKPU serta lainnya," pungkas Gogot.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.