Selasa, 16 Jun 2026 08:08 WIB

Sejarah Lokomotif C 1140, Monumen Baru di Stasiun Kediri

  • Penulis :
  • | Kamis, 19 Sep 2024 15:50 WIB
Lokomotif uap C 1140, monumen baru di Stasiun Kediri. (Foto: KAI/jatimnow.com)
Lokomotif uap C 1140, monumen baru di Stasiun Kediri. (Foto: KAI/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan Monumen Lokomotif C 1140 di Stasiun Kediri, pada Kamis (19/9/2024). Lokomotif uap, sebagai ikon baru ini melambangkan pelestarian sejarah dan transformasi transportasi perkeretaapian di Indonesia.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, ini menjadi hadiah istimewa untuk masyarakat Kota Kediri. Monumen ini juga mencerminkan komitmen PT KAI dalam memperindah wajah stasiun sekaligus  sebagai wadah edukasi bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Antisipasi Macet Saat CFN 6 Juni, Stasiun Kediri Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

Lokomotif C 1140, yang memiliki berat 33,6 ton dan kecepatan maksimum 50 km/jam, kini berdiri megah sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah panjang kereta api di Indonesia.

“Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-79 PT KAI, kami memberikan hadiah istimewa berupa Monumen Lokomotif C 1140 kepada masyarakat Kota Kediri. Pendirian monumen ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap sejarah perkeretaapian," kata Didik Hartantyo.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

"Monumen ini menjadi simbol perjalanan KAI dari era lokomotif uap menuju era kereta modern. Kami berharap masyarakat dapat lebih menghargai dan memahami kontribusi kereta api dalam perkembangan perekonomian dan transportasi nasional,” tambahnya.

Lokomotif C 1140 ini adalah salah satu dari seri lokomotif uap C11 yang pernah beroperasi di wilayah Daop 7 Madiun. Lokomotif uang seri C11 ini didatangkan oleh Staatsspoorwegen (SS) antara tahun 1879-1891 dan dioperasikan untuk menghubungkan kota-kota besar di wilayah Jawa Timur dan berperan penting dalam pengembangan ekonomi dan transportasi pada masanya.

Baca Juga: Daop 9 Resmi Operasikan KA Sangkuriang Rute Banyuwangi-Bandung

Dengan diresmikannya monumen lokomotif ini, Stasiun Kediri diharapkan dapat menjadi pusat transportasi yang fungsional dan menarik dari sisi sejarah serta estetika. PT KAI terus berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian warisan budaya perkeretaapian.

“Pendirian monumen ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan aspek estetika stasiun dan edukasi, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam peningkatan pelayanan di Stasiun Kediri,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.