Kamis, 18 Jun 2026 20:44 WIB

Kang Giri akan Tinggal di Posko Kemenangan Selama Cuti Pilkada Ponorogo

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, atau yang akrab disapa Kang Giri, telah resmi mengajukan cuti di luar tanggungan negara (CLTN) selama dua bulan.

Masa cuti ini akan berlangsung mulai 25 September 2024 hingga 23 November 2024. Pengajuan cuti tersebut berkaitan dengan keikutsertaannya dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

"Saya sudah mengajukan cuti sejak pertengahan Agustus lalu. Saya menulis surat cuti sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Kang Giri, Rabu (18/9/2024).

Kang Giri menjelaskan bahwa selama masa cuti, ia harus meninggalkan semua fasilitas negara, termasuk mobil dinas dan rumah dinas Pringgitan.

“Karena ini cuti di luar tanggungan negara, jadi semua fasilitas negara harus ditinggalkan. Saya dan keluarga akan tinggal di Posko Kemenangan di Jalan Anggrek," tambahnya.

Kang Giri memilih untuk tinggal di Posko Kemenangan agar bisa lebih fokus berinteraksi dengan masyarakat selama masa kampanye.

Baca Juga: Usai OTT Bupati Ponorogo, Mobil Sekda dan Dirut RSUD Tiba di Polres

"Mungkin sesekali saya akan pulang ke rumah Sampung (asal saya) atau ke rumah Bajang Balong (asal istri saya). Tapi sebagian besar waktu saya akan habiskan di posko karena dekat dengan pergerakan," jelasnya.

Saat ditanya mengenai siapa yang akan menjadi penjabat sementara (Pjs) selama cutinya, Kang Giri menjawab belum mendapatkan informasi.

"Siapa pun penggantinya, selama dia tetap berada di koridor pengabdian kepada kepentingan rakyat dan tidak terpengaruh intervensi politik, saya mendukung," ujarnya.

Baca Juga: Bupati Ponorogo Ditangkap KPK?

Selain Kang Giri, Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita (Bunda Lisdyarita), juga mengajukan cuti di luar tanggungan negara.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.