Rabu, 17 Jun 2026 12:45 WIB

PKS dan PPP Bentuk Fraksi Pembangunan Sejahtera DPRD Ponorogo

Ilustrasi. Suasana paripurna di DPRD Ponorogo. (Foto: Humas DPRD Ponorogo)
Ilustrasi. Suasana paripurna di DPRD Ponorogo. (Foto: Humas DPRD Ponorogo)

jatimnow.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat membentuk fraksi gabungan di DPRD Ponorogo.

Ketua DPD PKS Ponorogo, Agus Hamid, menjelaskan bahwa komunikasi intensif dilakukan dengan PPP, serta sempat berbicara dengan PAN (Partai Amanat Nasional).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Namun, akhirnya PKS dan PPP memutuskan untuk membentuk fraksi bersama.

"Kami (PKS) dan PPP memiliki visi yang sama untuk membesarkan kedua partai ke depan," kata Agus Hamid, Senin (16/9/2024).

Dalam fraksi gabungan ini, PKS mengajukan Christine Hery Purnawaty sebagai ketua fraksi, sementara PPP mengajukan Udin Irchamna sebagai sekretaris fraksi.

Berkas pembentukan fraksi gabungan ini telah dikirim ke Sekretariat Dewan.

“Kami (PKS dan PPP) berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik di DPRD Ponorogo,” tegasnya.

Baca Juga: F-PKB DPRD Ponorogo Gelar Dialog Serap Aspirasi Warga

Sebelumnya, PPP hanya memperoleh 1 kursi di DPRD Ponorogo, sementara PKS memiliki 3 kursi.

Dengan syarat minimal 4 kursi untuk membentuk fraksi, PPP memutuskan bergabung dengan PKS, dan mereka sepakat menamai fraksi gabungan ini "Fraksi Pembangunan Sejahtera".

Wakil Sekretaris DPC PPP Ponorogo, Ahmad Sarbini menyebut bahwa berbagai partai sempat melamar PPP untuk bergabung, termasuk PAN dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa).

Baca Juga: Mengulik Isi Pertemuan PKS Jatim saat Sowan PWNU

Namun, PPP lebih memilih PKS karena kesamaan visi sebagai partai yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, dengan fokus pada nasionalisme yang religius.

Berdasarkan hasil Pileg 2024, 6 partai diperkirakan bisa membentuk fraksi sendiri, yaitu PKB, PDIP, Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Golkar.

Sementara tiga partai lainnya, termasuk PAN, PKS, dan PPP, harus bergabung untuk memenuhi syarat tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.