Kamis, 18 Jun 2026 15:37 WIB

Nunggak Bayar Iuran, Siswa SMA di Ponorogo Dilarang Ikut Ujian

Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, Rahmat Taufiq  (baju hitam) dan Wali Murid Siswa tidak mampu di SMAN 3 Ponorogo
Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, Rahmat Taufiq (baju hitam) dan Wali Murid Siswa tidak mampu di SMAN 3 Ponorogo

jatimnow.com - Salah satu siswa di Ponorogo terancam tidak bisa mengikuti ujian tengah semester (UTS) dikarenakan belum melunasi beberapa iuran sekolah sebesar Rp 2.450.000,-

Roby Wibisono (16) siswa SMAN 3 ponorogo tidak bisa berbuat banyak atas peraturan sekolah yang mewajibkan melunasi tunggakan tersebut.

Oleh orang tua Roby, masalah ini dibawa ke anggota DPRD Ponorogo dan ditindaklanjuti dengan mendatangi sekolah Roby.

"Ya saya pengen wadul. Karena memang anak saya tidak bisa ikut ujian. Padahal  anak saya itu masuk sekolah dengan jalur prestasi," ujar ayahanda Roby, Luluk Joko Wiyono, Senin (24/9/2018).

Menurutnya, awal masuk, dirinya memang dimintai iuran sebesar Rp 2.450.000. Namun, bisa mendapatkan keringanan.

"Saya sudah minta keringanan. Tapi belum juga dikabulkan. Malah ini anak saya tidak bisa UTS," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Ponorogo, Rahmat Taufiq mengantar Roby ke sekolah menemui  Kepala SMAN 3 Ponorogo untuk mempertanyakan hal ini. Taufiq melabrak dan meminta meminta kejelasan mengapa Rony Wibisono, tidak mendapatkan nomor UTS dengan alasan belum membayar Rp 2.450.000,-.

"Ini tidak bisa dibiarkan. Banyak putra-putri yang berprestasi yang sekolah di SMAN 3 Ponorogo. Masak suruh membayar," kata Taufiq.

Menurutnya, setelah dilakukan komunikasi semua sudah clear. Kepala SMAN 3 Ponorogo mengakui kesalahannya.

"Ya kurang komunikasi  saja. Kepala sekolah seharusnya mengetahui kondisi semua siswa yang bersekolah disini," urainya.

Sementara, Kepala SMAN 3 Ponorogo, Budi Susanto,mengakui salah paham tersebut.

"Boleh ikut ujian semua. Tapi nomor belum diberikan. Ini sudah kami berikan kok," pungkasnya.



Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.