Senin, 15 Jun 2026 07:08 WIB

Bareng Tompi di JTF Surabaya, Bertha: Pemerintah Jangan Budek

Tompi (berbusana hitam) dan Bertha (berbusana hitam) saat sharing session bersama awak media (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Tompi (berbusana hitam) dan Bertha (berbusana hitam) saat sharing session bersama awak media (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatih vokal ternama Indonesia Bertha sampaikan keprihatinan terhadap kurangnya suport dari Pemerintah Daerah terhadap perhelatan event musik jazz atau genre lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Bertha saat mendampingi kawan baiknya, Tompi, salah satu musisi penampil di acara Jazz Trafic Festival 2024 di Grand City, pada Sabtu (14/9/2024) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pelatih vokal kondang kenamaan Bertha menilai, sejauh ini Pemerintah Daerah masih menutup telinga dan acuh tak acuh terhadap perhelatan event musik.

"Event Jazz seperti ini keren banget, cuma Pemerintahnya (daerah) aja yang budek, harusnya disupport full. Ini bukannya saya marah ya, cuma prihatin saja," ujarnya.

Perempuan dengan nama Etta Herawati itu mengungkapkan keprihatinannya terhadap sikap pemerintah tersebut. Padahal, bila event musik dikemas dan disuport dengan baik, tentunya dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Adanya event musik dapat menjadi sarana refresing yang sehat. Dan seharusnya perhelatan musik itu dilihat sebagai sesuatu yang dapat memicu banyak hal, seperti UMKM dan lain sebagainya. Sehingga ini (event musik) dapat menjadi penggerak ekonomi secara general," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bertha berharap acara Jazz Traffic Festival ini dapat ditelurkan ke sejumlah daerah yang ada di Indonesia.

"Seperti di Surabaya ini ada Jazz Traffic, saya berharap ini bisa dibawa ke daerah lain seperti Lombok, NTT atau daerah lain itu sehingga menjadi merata bermusiknya untuk semua genre," tambahnya.

Di lain sisi, Tompi pun ikut angkat bicara menambahi. Dia menyampaikan campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan di sektor hiburan utamanya di industri musik atau di sektor hiburan dan pariwisata.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Semua kegiatan berkesenian itu seyogyanya mendapat sambutan baik dari Pemerintah dalam hal apapun ya. Mulai dari mendanai atau meringankan beban penyelenggara dalam hal perizinan dan lain-lain," ujar dokter spesialis bedah plastik kecantikan itu.

Musisi ternama kelahiran Lhokseumawe Aceh itu berharap pemerintah dapat lebih terbuka dalam menciptakan peluang, sekaligus kemudian dapat memfasilitasi keinginan masyarakat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.