Kamis, 18 Jun 2026 10:30 WIB

Kunjungi Puspo Agro Sidoarjo, Bacagub Luluk Prihatin Pasar Induk Mangkrak

Bacagub Jatim, Luluk Nur Hamidah mengobrol dengan warga di Pasar Induk Puspa Agro Jemundo Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Bacagub Jatim, Luluk Nur Hamidah mengobrol dengan warga di Pasar Induk Puspa Agro Jemundo Taman Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Luluk Nur Hamidah, Bakal Calon Gubernur Jawa Timur (Bacagub Jatim) melakukan kunjungan ke Pasar Induk Puspa Agro Jemundo Taman Sidoarjo.

Kunjungan ia lakukan atas dasar keprihatinan Pasar Puspa Agro yang dibangun Pemprov Jatim kini tidak terawat.

Baca Juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren

Luluk mengaku prihatin melihat kondisi tersebut karena menggunakan uang rakyat, namun fungsinya tidak maksimal.

"Saya sedih, itu kan dibangun dengan biaya yang sangat mahal, pakai APBD yang artinya dibangun pakai uang rakyat, mestinya itu harus dijaga dengan baik," ucapnya, Rabu (11/9/2024).

Ia melanjutkan, seharusnya Pemprov dapat menjaga bangunan yang sudah dibangun oleh pemerintah terdahulu.

"Seharusnya pemerintah berusaha mengembangkan menjadi lebih baik lagi dengan inovasi terbaik. Itu yang seharusnya dilakukan, apalagi Puspa Agro sebagai Pasar Induk, seharusnya bisa mengangkat perekonomian dari para pelaku usaha, baik itu petani, peternak, kemudian pembudidaya dan lain-lain yang mengambil manfaat dari adanya Pasar Puspa Agro," jelasnya.

Baca Juga: KPU Jatim Umumkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Pilgub 2024

Menurut Luluk, Puspa Agro mempunyai potensi yang luar biasa, terlebih Jawa Timur memiliki pelabuhan.

"Tidak mustahil, jika barang-barang yang ada di Puspa Agro ini bisa berekspansi atau dikirim ke luar pulau, Sulawesi, Kalimantan dan lain sebagainya," ungkpapnya.

Ia memberikan penilaian, jika Puspa Agro berjalan secara maksimal hingga kini, akan berdampak pada meningkatnya pendapatan warga sekitar.

Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg

"Kalau saja aktivitas di Puspa Agro lancar, pasti produktivitas masyarakat Jawa Timur pasti akan meningkat karena ada demand, kebutuhan wilayah lainnya," imbuhnya.

Luluk juga menilai Gubernur Jawa Timur tidak memberikan perhatian secara serius, dengan apa yang sudah ditanam oleh gubernur sebelumnya, hingga bangunan akhirnya dibiarkan mangkrak.

"Mau nggak mau, nanti harus kami hidupkan lagi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.