Minggu, 21 Jun 2026 19:30 WIB

Sempat Vakum dan Cedera Lutut, Lifter Jatim Ini Raih Perak di PON XXI 2024

Acchedya Jagaddhita, saat bertanding di nomor Women 64 Kg PON XXI 2024 Aceh-Sumut dI Gedung PABBSI Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/7/2024). (Foto: KONI Jatim).
Acchedya Jagaddhita, saat bertanding di nomor Women 64 Kg PON XXI 2024 Aceh-Sumut dI Gedung PABBSI Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/7/2024). (Foto: KONI Jatim).

jatimnow.com - Lifter Jawa Timur Acchedya Jagaddhita, terlihat bahagia saat dirinya diumumkan meraih medali perak nomor Women 64 Kg PON XXI 2024 Aceh-Sumut dI Gedung PABBSI Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (6/7/2024).

Wanita yang akrab dipanggil Dea ini berhasil melakukan total angkatan 190 Kg dengan angkatan snatch 84 dan clean and jerk 106 Kg. Capaian ini adalah sesuatu yang patut disyukuri, mengingat dirinya sempat cedera lutut sebelum berangkat ke Banda Aceh.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

"Saya sempat berhenti 4 tahun karena harus fokus kuliah dan bekerja. Apalagi sebelum berangkat PON saya mengalami cedera lutut. Gak nyangka ternyata dapat medali perak," kata Dea.

Dea bercerita saat dirinya akan melakukan angkatan beban 111 Kg, sempat ragu akibat cedera lutut yang dialaminya 5 bulan lalu. Beruntung dengan perawatan intens yang dilakukan ibunya selama 3 bulan, cedera itu kini telah sembuh.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Saya sempat ragu, masih merasa trauma dengan cedera saya," ujarnya.

Dea yang sempat bekerja di perkantoran, mengaku mengalami rasa bosan. Karena itu saat ditawari KONI Jatim ke PON Aceh-Sumut ia menerima tawaran tersebut karena merasa masih mampu.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Meski kali ini dirinya berhasil memperoleh medali perak di PON XXI 2024 Aceh-Sumut, namun Dea masih belum bisa mengambil keputusan apakah dirinya akan kembali total di dunia angkat besi.

"Lihat nanti saja, tapi saya akan tetap berlatih seperti biasa," pungkas anak dari pasangan Raden Aman (pelatih angkat besi Jambi) dan MG. Supeni (pelatih angkat besi Sumatra Utara) ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.