Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Insentif Guru PAUD Dihapus, Bupati Tuban: Itu Hoax!

  • Penulis :
  • | Rabu, 04 Sep 2024 13:44 WIB
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki dalam acara Sosialisasi Penerima Insentif PAUD dan Penghargaan yang digelar di Pendapa Kridha Manunggal. (Foto: Humas Pemkab Tuban)
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki dalam acara Sosialisasi Penerima Insentif PAUD dan Penghargaan yang digelar di Pendapa Kridha Manunggal. (Foto: Humas Pemkab Tuban)

jatimnow.com - Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki, menepis isu insentif bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan dihapus. Hal ini disampaikan Bupati Lindra dalam acara Sosialisasi Penerima Insentif PAUD dan Penghargaan yang digelar di Pendapa Kridha Manunggal, Tuban, Selasa (3/9/2024).

Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen untuk terus memberikan dukungan berupa insentif sebesar Rp300 ribu per bulan kepada 2.080 pendidik PAUD di Kabupaten Tuban. Insentif ini berasal dari APBD, dianggarkan sebesar Rp7,4 miliar untuk tahun 2024.

Baca Juga: Unisda Lamongan Inisiasi Kolaborasi Perkuat Mutu Belajar Anak Usia Dini

"Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk menepis langsung isu ini dan memastikan kepada guru PAUD yang hadir bahwa berita tentang penghapusan insentif guru PAUD adalah hoax. Pemerintah tidak pernah berniat untuk menghentikan atau mengurangi insentif tersebut,” ujar Bupati Lindra, dilansir laman resmi Pemkab Tuban.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak benar.

Lindra juga menambahkan bahwa selama ini pemerintah sangat konsisten dalam memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, termasuk yang berbasis keagamaan maupun non-keagamaan.

Baca Juga: Pemkot Kediri Dorong Guru PAUD Manfaatkan AI untuk Media Pembelajaran

Dari total 2.080 guru PAUD penerima insentif di Kabupaten Tuban, hanya dua lembaga yang berstatus negeri. Sementara sisanya adalah lembaga swasta yang terus mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lindra juga mengajak seluruh pendidik PAUD untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter anak sejak usia dini.

Baca Juga: BRI Kertajaya Kucurkan Rp72 Juta Fasilitasi PAUD Ceria Bunda Surabaya

Menurutnya, pendidikan pada usia dini adalah masa emas yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak bangsa.

“Guru PAUD adalah orang yang luar biasa, usia dini adalah masa yang sangat krusial, sehingga peran guru PAUD sangat penting dalam membentuk karakter anak bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter. Untuk itu dukungan pemerintah melalui insentif ini saya harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pendidik, sehingga lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas mulianya,” tambah Lindra.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.