Minggu, 21 Jun 2026 05:40 WIB

5 Fakta Baru Ibu Bunuh 2 Anak Kandung di Kediri

  • Penulis :
  • | Rabu, 04 Sep 2024 09:35 WIB
Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Polisi mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi menyajikan sederet fakta baru terkait peristiwa pembunuhan oleh Ida Nuryati, warga Lingkungan Melikan, Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri terhadap 2 anak kandungnya, pada Selasa (3/9/2024). Saat ini pelaku masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

Berikut redaksi merangkum 5 fakta baru terkait pembunuhan sadis tersebut.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

1. Saat Kejadian Ayah Tidak Tidur di Rumah

Dari hasil pemeriksaan awal, Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Iptu Fathur Rozikin menyebut ayah korban, Mohammad Zakariya sedang tidur di masjid yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban. Mamat tidak mengetahui peristiwa penganiayaan tersebut.

“Saat kejadian ayah korban sedang tidur di luar rumah, tepatnya di masjid yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi,” katanya.

Sebelumnya, Mamat disebut tidur bersama di rumah saat peristiwa itu terjadi.

2. Hasil Autopsi Mengerikan

Dari hasil autopsi, pada kepala kedua korban ditemukan banyak luka bacok menggunakan senjata tajam sehingga terjadi pendarahan hebat yang menyebabkan kematian.

Fakta di lapangan, polisi menyita parang yang diduga digunakan Ida untuk menghabisi anak kandungnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

3. Polisi Periksa 7 Saksi

Polisi telah memeriksa tujuh saksi dalam peristiwa pembunuhan kakak beradik Muhammad Balya dan Binti Nadhiroh tersebut. Mereka kini telah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.

“Satreskrim telah memeriksa tujuh saksi," jelasnya.

4. Orang Tua Masih Syok, Kini Dirawat di RS Bhayangkara

Ida maupun Mamat kini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kediri karena syok. Keduanya belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa ini.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

Untuk kedua orang tua korban saat ini sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri lantaran syok,” jelas Iptu Fathur

5. Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Polisi belum bisa menetapkan tersangka dalam peristiwa ini. Fathur menjelaskan, pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi keduanya stabil.

“Nanti setelah kondisi kesehatan ibu dan ayah korban stabil, kami akan melakukan pemeriksaan secara intensif, dan terkait kondisi kejiwaan ibu korban, masih dalam penyelidikan dan menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.