Minggu, 21 Jun 2026 10:29 WIB

20 Ribu Warga Jember Penuhi Deklarasi, Gus Fawait: Wayahe Santri di Depan!

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 27 Agu 2024 19:26 WIB
Deklrasi Gus Djos (Gus Fawait - Djoko Susanto) di Alun-Alun Tanggul, Jember. (Foto-foto:  Khus for jatimnow.com)
Deklrasi Gus Djos (Gus Fawait - Djoko Susanto) di Alun-Alun Tanggul, Jember. (Foto-foto: Khus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekira 20 ribu lebih masyarakat berbondong-bondong menghadiri deklarasi Gus Djos (Gus Fawait dan Djoko Susanto) maju di Pilkada Jember 2024. Acara yang didominiasi warna pink ini digelar di Alun-Alun Kecamatan Tanggung, Jember, Selasa (27/8/2024).

"Alhamdulillah hari ini kami bersama seluruh parpol koalisi baik parlemen maupun nonparlemen deklarasi dan doa bersama untuk menuju Jember yang bermartabat demi kesejahteraan masyarakat Jember," kata Gus Fawait.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Politisi Gerindra ini mengatakan seluruh masyarakat termasuk relawan serta emak-emak dan pendukung pasangan Gus Fawait - Djoko Susanto datang dengan kesadaran sendiri karena ingin ada perubahan di Kabupaten Jember.

"Masyarakat ingin tampilnya pemimpin baru di Jember yang mampu memberikan kesejahteraan. Mereka hadir di deklarasi saya dan Pak Djoko sesuai hati nurani. Tanpa dibayar sepeser pun," tegas Presiden Laskan Sholawat Nusantara (LSN) ini.

Didampingi Bacawabup Djoko, Fawait menegaskan sengaja deklarasi diletakkan di Jember barat yang merupakan pedesaan, sebagai bentuk simbol adanya kemiskinan.

"Jika Jember barat, timur, selatan dan utara, simbol petani, pedesaan, masih banyak orang miskin di posisi tersebut," terangnya.

Dengan majunya Fawait sebagai Bupati Jember periode 2024 - 2029, ditegaskan ibarat sebuah mobil kedepan tidak ada lagi santri sebagai ban cadangan.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

"Dalam sejarah, ini semua berkumpul bersama-sama dan menginginkan ada kader partai politik, anak santri yang jadi Bupati Jember," tandas Gus Fawait.

"Cukup, santri jadi ban serep (cadangan), cukup santri jadi orang kesekian. Wayahe santri jadi Bupati Jember dan santri di depan," harapnya.

Dengan didukung puluhan ribu emak-emak, Gus Fawait - Djoko Susanto akan mempersiapkan pendaftaran ke KPU dengan menebarkan cinta. Tidak akan menebarkan hoaks, tebar fitnah dan sebagainya ke masyarakat.

"Kita mengajak kawan-kawan besok, untuk bareng-bareng datang ke KPU menjadi saksi sejarah perubahan Kabupaten Jember, menjadi saksi sejarah partai-partai tidak bisa dibeli dan tidak diiming-imingi apapun," tegasnya

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

 

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.