Rabu, 17 Jun 2026 19:22 WIB

Mas Dhito Berharap Kehadiran Warga Kediri ke TPS Meningkat di Pilkada 2024

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 27 Agu 2024 08:55 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pendaftaran bakal calon bupati-wakil bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri pada 27-29 Agustus menjadi titik awal dimulainya kontestasi Pilkada serentak 2024.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap tingkat partisipasi masyarakat untuk mensukseskan Pilkada 2024 ini meningkat dibandingkan tahun 2020 saat terjadi pandemi.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Saya rasa Pilkada 2020 itu Pilkada yang cukup sulit karena langsung dihadapkan pada Covid. Harapannya di Pilkada 2024 ini tingkat kehadiran masyarakat (ke TPS) lebih tinggi dibandingkan Pilkada 2020," kata Mas Dhito, Senin (26/8/2024).

Sebagai kepala daerah, Mas Dhito juga berharap seluruh tahapan Pilkada 2024 ini dapat berjalan lancar dan tidak sampai terjadi petugas jatuh sakit karena kelelahan terutama saat proses pemilihan dan perhitungan suara.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Kediri berharap tidak ada pegawai maupun panitia penyelenggara Pemilu yang mengalami kelelahan dalam proses yang nanti berjalan, " ungkapnya.

Untuk itu, Mas Dhito meminta supaya mobil siaga yang ada di tiap desa supaya tetap standby termasuk kesiapan dari tenaga medis.

Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim menyebut, pihaknya telah melakukan persiapan menerima pendaftaran pasangan calon bupati-wakil bupati sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 10/2024 tentang pencalonan dalam Pilkada.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Kami mulai besok (27 Agustus) siap menerima siapapun yang akan mencalonkan diri menjadi calon bupati dan wakil bupati, " ucapnya.

Berbeda dengan saat pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden di Pemilu bulan Februari 2024 lalu, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilkada saat ini sebanyak 2.348 TPS.

Untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024 ini, KPU nantinya akan memfasilitasi pasangan calon yang telah ditetapkan dengan melakukan pemasangan alat peraga kampanye di tempat-tempat strategis.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Termasuk pula pemasangan spanduk dan banner himbauan kepada masyarakat untuk datang ke TPS dan memberikan suaranya.

Sementara itu, berdasarkan proses pencocokan dan penelitian atau coklit yang dilakukan KPU sebagai bahan pemuktahiran data pemilih, menurut Nanang Qosim, daftar pemilihan sementara (DPS) sebanyak 1.257.231 pemilih.

"Target kita tingkat partisipasi masyarakat setidaknya 75 persen, naik dibandingkan Pilkada sebelumnya yang 65 persen, " tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.