Kamis, 18 Jun 2026 23:31 WIB

Gus Ipul: Listrik dan Transportasi Kunci Kemajuan Kepulauan di Madura

  • Penulis :
  • | Rabu, 27 Des 2017 17:08 WIB

SUMENEP:: jatimnow.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen memajuk wilayah kepulauan khususnya yang ada di Madura. Kemajuan Kepulauan bisa dilihat dua hal yakni ketersediaan listrik dan transportasi yang memadai.

"Kesehatan dan pendidikan penting, tapi setidaknya juga ada dua hal yang selama ini harus dipercepat di Kepulauan Madura," kata Gus Ipul saat menghadiri Silaturahmi bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) se Kabupaten Sumenep, Rabu (27/12/2017).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Gus Ipul meyakini, jika wilayah kepulauan dapat teraliri listrik akan memberikan ruang lebih dalam bekarya, berwirausaha sehingga daerahnya akan maju dan meningkat pertumbuhan ekonominya.

"Tidak ada cara lain, selain menyediakan listrik yang cukup bagi masyarkat kepulauan. Bahkan, PLN berkomitmen pada tahun 2019 seluruh daratan di Jatim teraliri listrik," ujarnya yang disambut tepuk tangan kepala desa yang hadir.

Selain listrik, sarana transportasi yang memadai akan mendukung akses masyarakat kepulauan. Gus Ipul berkomitmen agar transportasi laut dan udara bisa diwujudkan di setiap wilayah kepulauan di Jatim.

Menurutnya, keberadaan Bandara Trunojoyo yang ada di Sumenep harus dioptimalkan. Diyakini, jika tranportasi laut dan udara terwujud akan mempercepat kesejahteraan masyarakat Madura.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Saya yakin, jika transportasi laut dan udara terbentuk akan memperlancar arus barang dan jasa yang masuk ke Madura khususnya wilayah kepulauan. Jika itu terwujud, akan memajukan pertumbuhan ekonomi di Pulau Madura," kata dia.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga meminta setiap kepala desa memahami aturan penggunaan dana desa, supaya dikemudian hari tidak ada masalah dengan penggunaannya.

Ia mengatakan, saat ini seluruh desa di Indonesia mendapat kucuran anggaran yang cukup untuk membangun desa sesuai potensi di setiap wilayahnya. Hadirnya Undang-undang tentang desa, akan memberikan ruang yang lebih besar bagi Kades untuk memajukan desanya, terutama dengan adanya anggaran dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Guna mengantisipasi maupun menanggulangi penyelewengan dana desa yang terjadi di Jatim, Gus Ipul sapaan akrabnya menjelaskan bahwa Pemprov Jatim telah memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dengan cara mendidik dan mendiklat para kades.

"Pemprov Jatim telah mendiklat para kades agar cerdas, jujur dan amanah dalam menggunakan dana desa sesuai aturan. Jangan sampai, kepala desa memanfaatkan dana desa untuk kepentingannya sendiri," kata dia.

(R/redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.