Kamis, 18 Jun 2026 09:01 WIB

PAN dan NasDem Deklarasikan Bunda Fey-Regina di Pilwali Kediri 2024

  • Penulis :
  • | Kamis, 22 Agu 2024 18:50 WIB
Deklarasi Bunda Fey-Regina di Pilwali Kediri 2024. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Deklarasi Bunda Fey-Regina di Pilwali Kediri 2024. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) bersama NasDem resmi mendeklarasikan duet Ferry Silviana Feronica dan Regina Suwono untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kediri 2024. Deklarasi ini digelar di Kediri Memorial Park bersama sejumlah elemen masyarakat, Kamis (22/8/2024) sore.

Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebut, keduanya merupakan pasangan yang ideal. Istrinya, Bunda Fey memiliki pengalaman di grassroots, sementara Regina sempat mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Kediri, bersama PDIP, sebelum akhirnya hijrah ke NasDem.

Baca Juga: Resmi Dilantik Presiden, Wali Kota Termuda Vinanda Prameswati Prioritaskan Pendidikan

“Saya kira Bunda Fey dan Mbak Regina ini pasangan yang cocok. Mereka berdua sangat berpengalaman. Mbak Regina di legislatif dan Mbak Fey juga sangat berpengalaman di grass root karena Mbak Fey ini kaitannya dengan PKK, RT, posyandu jadi sangat dekat sekali maka juga saya meyakini insya Allah program-program kebutuhan dari masyarakat akan terselesaikan dalam tempo sesingkat-sesingkatnya,” kata Mas Abu.

Ketua DPD NasDem Kota Kediri, Adi Suwono juga mengamini hal ini. Dirinya bahkan yakin putrinya, bersama istri Mas Abu itu mampu memperoleh 60-70 persen suara dalam pesta demokrasi, November mendatang.

“Saya yakin insya Allah ini adalah pasangan yang paling ideal, paling dirahmati mudah-mudahan di angka 60-70 persen kita bisa mendapatkannya,” tegas Adi Suwono.

Terkait program, Bunda Fey dan Regina Nadya Suwono atau pasangan FREN menyatakan akan kembali melanjutkan program yang ditinggalkan Mas Abu dan menambah dengan program-program baru yang relevan.

Baca Juga: Momen Vinanda Sungkem Orang Tua Sebelum Dilantik jadi Wali Kota Kediri

Di dunia pendidikan mereka akan membuat satu sarjana satu keluarga, sedangkan di dunia kesehatan mereka fokus pada penanganan ibu hamil yang paripurna.

“Kami mengusung visi membangun Kota Kediri yang maju, unggul, berkelanjutan dalam harmoni. Program kerja dari pemerintahan sebelumnya kalau memang masih bagus, masih relevan kita akan lanjutkan. Kita akan tambahkan sentuhan-sentuhan program baru yang akan menyempurnakan program lama yang memang harus diperbaiki,” jelas Bunda Fey.

“Kami juga berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang paripurna kepada seorang ibu hamil hingga 40 hari kelahirannya. Lalu di isu pendidikan beasiswa yang selama ini sudah digarap kami akan pertahankan dan terus tingkatkan bagi warga masyarakat kami yang berprestasi,” sambungnya.

Baca Juga: Vinanda Audiensi dengan Kementerian PU Jelang Pelantikan, Bahas Infrastruktur Kota Kediri

Mereka juga akan menyentuh PKL sebagai jantung dari roda perekonomian di Kota Kediri. Mbak Regina akan mengajak mereka untuk duduk bersama dan menata kembali tempat-tempat berjualan PKL.

“PKL itu jantungnya UMKM, dan UMKM itu jantung dari roda perekonomian Kota Kediri. Maka, kita butuh duduk bersama karena tadi visi misinya pemerintah berjalan mengiringi sama-sama masyarakat, kolaborasi. Kita akan duduk bersama pemangku kepentingan dan juga teman-teman PKL. Merumuskan bagaimana PKL tetap laris, rame dan punya tempat. Dan juga pastinya ditata lebih cantik,” tegas lulusan RMIT University, Melbourne, Australia tersebut.

Untuk diketahui, PAN dan NasDem mengantongi total 9 kursi di DPRD Kota Kediri, hasil Pileg kemarin. Koalisi ini cukup untuk mengusung calon wali kota dan Wakil Wali Kota Kediri. Kemungkinan besar mereka akan bertarung secara head to head dengan pasangan Vinanda Prameswati dan Qowimmudin yang memperoleh dukungan dari mayoritas partai parlemen.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.