Selasa, 16 Jun 2026 05:32 WIB

Istri Bupati Lamongan Ngunduh Mantu 27 Pasangan Pengantin

27 pasangan lengkap dengan busana pengantin usai mengikuti prosesi ngunduh mantu di Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
27 pasangan lengkap dengan busana pengantin usai mengikuti prosesi ngunduh mantu di Pendopo Lokantantra Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 27 pasangan mengikuti prosesi ngunduh mantu di Pendopo Pokantantra setelah mengikuti isbat nikah oleh Pengadilan Agama Lamongan.

Mereka yang sebelumnya hanya menyandang status pasutri melalui nikah sirih kini sah dan resmi menurut hukum negara.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

27 pasangan tersebut berasal dari berbagai kecamatan di Lamongan dan berada pada rentang usia rata-rata 40 tahun.

Ketua PKK Lamongan, Anis Kartikawati mengungkapkan kegiatan ini digelar rutin menggandeng Dinas Kependudukan, Pengadila Agama dan Kemenag Pemkab Lamongan.

"Tujuan kegiatan ini bukan semata-mata melegalkan nikah siri tapi fokus kepada penyelesaian masalah dokumen data anak yang mana hal itu penting untuk masa depan anak," ungkap Kartika, Kamis (22/8/2024).

Ditegaskan, data pernikahan orang tua menjadi suatu hal yang penting apabila anak mengurus dokumen maupun izin dan pendataan lainya.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Jadi ini adalah awal dari kita untuk berupaya mengurusi kesenjangan itu, bukan pada pernikahanya tapi kepentingan anak-anaknya," urai istri Bupati Yuhronur Efendi ini.

Sementara itu, Pasutri yang merasakan kebahagiaan usai mengikuti isbat nikah, yakni Syahroni dan Israwati asal Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.

Pasutri yang sudah membina rumah tangga selama 14 tahun dan telah dikaruniai 2 keturunan ini mengaku senang dengan fasilitas isban nikah ini. Selain tanpa dipungut biaya, tujuan mereka mendapat sartifikat dan akta bikah bisa didapat dengan mudah.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

"Bersyukur sekali bisa ikut Isban Nikah ini, kita kan perlu akte nikahnya untuk dokumen berkas anak-anak karena sekolah anak-anak butuh dokumen itu," bebernya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.