Kamis, 18 Jun 2026 22:19 WIB

Ra Hasani Batal Maju Pilbup Bangkalan Terganjal Restu Ibu, Dukung Lukman-Fauzan

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangkalan, Hasani bin Zuber. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangkalan, Hasani bin Zuber. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangkalan, Hasani bin Zuber telah memutuskan tidak mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati (Cabup) Bangkalan. Padahal, dirinya cukup banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Pria yang akrab disapa Ra Hasani ini mengakui alasan batal maju di Pilkada Bangkalan karena belum mendapatkan restu ibunda.

Baca Juga: KPU Umumkan Penetapan Pasangan Lukman - Fauzan Pemenang Pilbup Bangkalan

"Saya sudah meminta izin namun belum mendapatkan restu dari umi (ibu) saya," ujarnya, Rabu (21/8/20202).

Ia mengaku sangat menjunjung tinggi restu orang tua dalam setiap langkah yang akan dilakukan. Sehingga, ia mantap memilih tak mencalonkan diri, usai ibundanya menolak dirinya maju dalam kontestasi tersebut.

"Jimat saya saat ini hanya satu yaitu umi. Sebagai santri, saya selalu berpegang pada tuntunan bahwa ridho Allah terletak pada ridho orang tua," tegasnya.

Baca Juga: Khofifah-Emil Raih Kemenangan 58,10 Persen Suara di Bangkalan

Usai memutuskan tak maju sebagai Cabup, pihaknya membuka komunikasi politik dengan sejumlah pihak dan juga calon yang akan maju. Kemudian, DPP Partai Demokrat memutuskan memberikan rekom pada pasangan Lukman Hakim - Fauzan Djakfar.

"Kami menilai keduanya memiliki latar belakang yang bagus dan jika nantinya menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik," imbuhnya.

Baca Juga: Tim Lukman - Fauzan Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara di Pilbup Bangkalan

Tak hanya itu, Ra Hasani juga yakin pasangan Lukman - Fauzan akan membawa Bangkalan lebih baik. Apalagi keduanya cukup dekat dengan masyarakat sehingga bisa mengetahui kebutuhan masyarakat di Bangkalan.

"Insya Allah, Lukman-Fauzan adalah pasangan yang pas memimpin Bangkalan saat ini. Dengan latar belakang dan pengalamannya, mereka akan saling melengkapi, saling mengisi kekurangan masing-masing," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.