Kamis, 18 Jun 2026 18:40 WIB

8 Tersangka Diciduk Polres Lamongan dalam 16 Hari, Amankan 53,37 Gram Sabu

8 orang pengedar narkotika digelandang Satreskoba Polres Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
8 orang pengedar narkotika digelandang Satreskoba Polres Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskoba Polres Lamongan berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba selama kurun waktu 16 hari, yaitu mulai tanggal 18-28 Juli 2024. Hasilnya, 8 tersangka dari 6 kasus diringkus polisi.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Condroputro mengungkapkan bahwa pengungkapan 6 kasus ini merupakan penindakan terbesar dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Dari 8 orang tersebut, kami mengamankan barang bukti berupa 53,37 gram sabu-sabu, dan 190 butir pil dobel L, timbangan digital, plastik pack, uang tunai dan beberapa unit telpon genggam," kata Kapolres Lamongan, AKBP Bobby, Selasa (13/8/2024).

Dari 6 kasus tersebut, 2 kasus merupakan peredaran pil dobel L dan 4 kasus lainnya dari peredaran sabu-sabu.

"Pengamanan tersangka ini bermula dari laporan masyarakat, di antaranya meraka ditangkap di berbagai TKP rumah, warkop dan jalan umum," beber AKBP Bobby.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Sementara itu, Kasat Resnarkoba AKP Karyawan Hadi memaparkan bahwa suplai barang haram tersebut dilakukan dengan sistem ranjau dimana tersangka tidak mengenal siapa penyuplai.

"Kecenderungan barang diterima olah para terangka dengan sistem ranjau bahwa penyuplai meninggalkan barang di suatu tempat, yang sebelumnya mereka berkomunikasi via gawai," paparnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Sedangkan penjualan narkoba dilakukan tersangka dengan sistem paket. Setiap paketnya bisa dikonsumsi 3-4 orang. Artinya, kata AKP Karyawan Hadi, dari semua barang bukti yang diamankan bisa dikonsumsi oleh 400 orang atau penggunanya.

"Target mereka multi masyarakat, dari fakta yang kami telusuri sasaran mereka juga pelajar," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.